Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan bersiap menjadi laboratorium rujukan untuk pemeriksaan tuberkulosis (TB) berbasis biologi molekuler bagi 13 kabupaten/kota se Kalsel.
Kepala Labkesda Kalsel, Arlan Prabowo, mengatakan pihaknya telah mengajukan diri ke Kementerian Kesehatan untuk ditetapkan sebagai laboratorium rujukan, dan saat ini masih menunggu proses verifikasi berupa visitasi.
“Kami sudah mengajukan diri sebagai laboratorium rujukan. Saat ini tinggal menunggu respon dari Kementerian Kesehatan, kemungkinan nanti akan dilakukan visitasi,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Jika disetujui, Labkesda Kalsel akan melayani pemeriksaan sampel TB dari seluruh kabupaten/kota sehingga tidak perlu lagi dikirim ke luar daerah. “Kalau sudah disetujui, seluruh sampel dari 13 kabupaten/kota bisa diperiksa di sini,” katanya.
Arlan menjelaskan, Labkesda Kalsel sebenarnya telah memiliki kemampuan pemeriksaan TB yang cukup lengkap, mulai dari metode mikroskopis, kultur, hingga uji resistensi antibiotik menggunakan metode MGIT (Mycobacterium Growth Indicator Tube) dan Drug Susceptibility Test (DST).
Selain itu, metode terbaru berupa PCR TB juga sudah tersedia dan dinilai lebih efisien karena mampu memeriksa lebih banyak sampel dalam waktu yang lebih cepat dibandingkan metode sebelumnya.
“Dengan PCR TB, kapasitas pemeriksaan lebih besar dan hasilnya juga lebih cepat, sehingga sangat mendukung program pengendalian TB nasional,” jelasnya.
Meski demikian, implementasi penuh layanan tersebut masih menunggu dukungan program dari pemerintah pusat, termasuk ketersediaan bahan dan persetujuan operasional.
Labkesda Kalsel juga berencana melakukan pengambilan sampel langsung ke kabupaten/kota bersama Dinas Kesehatan Provinsi pada periode April hingga Juni mendatang, sebagai bagian dari upaya penguatan deteksi penyakit di daerah.
“Ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam pengendalian penyakit menular seperti TB,” tutup Arlan. MC Kalsel/scw
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










