Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, menekankan pentingnya pengelolaan alur sungai yang optimal dalam mendukung kelancaran arus transportasi laut, khususnya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 PT Ambapers.
Menurutnya, pengendalian alur harus dilakukan secara menyeluruh agar kapal dapat beroperasi tanpa hambatan dan tidak lagi terkendala waktu saat akan bersandar di pelabuhan.
“Pengaturan alur harus benar-benar dikendalikan, supaya kapal bisa transit kapan saja dan langsung menuju pelabuhan dengan aman,” ujar Supian HK, Banjarmasin, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan ke depan. Diantaranya, menjaga kedalaman alur melalui pengerukan yang berkelanjutan, memperkuat kerja sama dengan pihak terkait, meningkatkan perlindungan dan koordinasi antarinstansi, serta memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan di lapangan.
Supian HK mengingatkan bahwa lemahnya pengawasan dapat menyebabkan pendangkalan kembali dalam waktu singkat.
“Jangan sampai setelah dilakukan pengerukan, satu bulan kemudian dangkal lagi, tiga bulan kembali terjadi. Ini sangat riskan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti karakteristik sungai yang dipengaruhi pasang surut, sehingga diperlukan strategi pemeliharaan yang berkelanjutan dan terukur agar hasil pengerukan bisa bertahan lebih lama.
“Minimal kita harapkan bisa bertahan hingga enam bulan. Karena kalau dilakukan terlalu sering, tentu biaya yang dikeluarkan juga besar,” tambahnya.
Pada momentum HUT ke-22 PT Ambapers, ia berharap dapat terus meningkatkan kinerja dengan mengedepankan efisiensi biaya namun tetap memberikan hasil maksimal, demi mendukung kelancaran distribusi logistik serta pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










