








Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK Tahun 2026 di salah satu hotel di Banjarmasin, Senin (11/5/2026).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmaddin, dalam laporan menyampaikan bahwa bimtek tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader PKK dalam mengembangkan usaha ekonomi keluarga yang mandiri dan berdaya saing.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TP PKK dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis keluarga.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para kader UP2K PKK dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan usaha, sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi keluarga di daerah masing-masing,” ujarnya.
Rahmaddin menambahkan, peserta kegiatan berasal dari kader PKK kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dan tingkat provinsi yang diharapkan dapat menjadi pendamping sekaligus penggerak usaha keluarga di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Fathul Jannah, diwakili oleh Hj Rachmah Norlias, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan atas kolaborasi dan dukungan dalam penyelenggaraan bimtek tersebut.
Ia menegaskan bahwa program UP2K PKK memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan usaha ekonomi produktif.
“UP2K merupakan salah satu program unggulan PKK yang memiliki dampak langsung terhadap ekonomi keluarga. Melalui program ini, perempuan tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga, tetapi juga sebagai pelaku ekonomi yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing,” katanya.
Ia berharap, bimtek tersebut tidak hanya memberikan pemahaman teori, namun juga mampu melahirkan kader-kader UP2K yang dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk mendampingi masyarakat dalam mengembangkan usaha keluarga.
“Ilmu yang diperoleh harus dapat diaplikasikan dan menjadi bagian dari solusi bagi keluarga yang ingin meningkatkan taraf hidup melalui usaha berkoperasi dan ekonomi kreatif,” tuturnya. MC Kalsel/Fuz
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










