

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat komitmen pemerintah kabupaten/kota dalam mewujudkan sanitasi yang layak dan berkelanjutan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Coaching Clinic I Implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) Tahun 2026 yang digelar di Banjarbaru, Selasa (30/6/2026).
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Seksi Penataan Bangunan, Akhmad Humaidi, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas Pokja Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam mengawal implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten, khususnya di Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarmasin yang tahun ini mendapat pendampingan dari Kementerian PUPR.
Ia mengapresiasi kehadiran seluruh peserta, terutama Pokja PKP dari Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarmasin, yang telah berpartisipasi aktif sehingga pelaksanaan Coaching Clinic dapat berjalan dengan baik.
“Melalui kegiatan ini diharapkan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan sanitasi semakin meningkat sekaligus memperkuat langkah-langkah konkret dalam pendampingan implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten,” ujarnya.
Menurut Humaidi, pemerintah telah menetapkan target pembangunan sanitasi melalui RPJMN 2025–2029 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030, yakni mewujudkan 100 persen akses sanitasi layak, 30 persen sanitasi aman, serta menghentikan praktik buang air besar sembarangan (BABS).
Ia menegaskan, Pokja PKP memiliki peran penting sebagai wadah koordinasi, advokasi, dan sinergi antar pemangku kepentingan untuk mempercepat pencapaian target tersebut.
Karena itu, Coaching Clinic menjadi momentum menyusun strategi implementasi yang efektif sekaligus mendorong komitmen kepala daerah sebagai tahapan awal (Milestone 1) dalam pelaksanaan Strategi Sanitasi Kabupaten.
“Harapannya Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarmasin dapat mengawali implementasi SSK dengan dukungan penuh dari kepala daerah sehingga percepatan pembangunan sanitasi dapat berjalan optimal,” pungkasnya. MC Kalsel /tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










