Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya meningkatkan budaya literasi di tengah masyarakat melalui berbagai program edukatif. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan bedah buku yang menghadirkan penulis nasional sebagai ruang diskusi, berbagi inspirasi, sekaligus mendorong tumbuhnya minat baca masyarakat.
Pada kegiatan kali ini, Dispersip Kalsel menghadirkan penulis nasional Brian Khrisna untuk membedah novel populernya berjudul Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Aula Dispersip Kalimantan Selatan, Jalan A. Yani Km 6, Banjarmasin, pada Minggu, 5 Juli 2026, pukul 08.00 hingga 12.00 WITA.
Kepala Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan, Sri Mawarni, mengatakan program bedah buku merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap literasi sekaligus membangun kebiasaan membaca melalui interaksi langsung antara penulis dan pembaca.
“Bedah buku ini menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan masyarakat dengan dunia literasi. Kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya menarik, tetapi juga mampu menumbuhkan kebiasaan membaca dan berpikir kritis,” ujarnya, Banjarmasin, Rabu (1/7/2026).
Menurut Sri Mawarni, menghadirkan penulis nasional menjadi nilai tambah dalam kegiatan literasi karena masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memperoleh inspirasi sekaligus memahami proses kreatif di balik lahirnya sebuah karya.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap masyarakat semakin mencintai buku dan menjadikan membaca sebagai bagian dari gaya hidup. Literasi merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tambahnya.
Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna dipilih karena mengangkat kisah yang dekat dengan realitas kehidupan masyarakat dan sarat dengan pesan tentang makna hidup, kehilangan, serta harapan. Karya tersebut mendapat sambutan positif dari pembaca di berbagai daerah dan menjadi salah satu buku yang banyak diperbincangkan di kalangan pecinta literasi.
Dispersip Kalsel membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini secara gratis. Selain berdiskusi langsung dengan penulis, peserta juga akan memperoleh sertifikat dan konsumsi selama acara berlangsung. Kegiatan ini juga akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan sehingga dapat diikuti masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung.
Program bedah buku ini merupakan bagian dari komitmen Dispersip Kalsel dalam menghadirkan kegiatan literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut terselenggara melalui kolaborasi dengan sejumlah mitra, di antaranya Gramedia, Bank Indonesia, Bank Kalsel, Grasindo, serta berbagai pihak yang mendukung pengembangan literasi di Kalimantan Selatan.
Melalui program bedah buku yang rutin diselenggarakan, Dispersip Kalsel berharap semakin banyak masyarakat yang gemar membaca, memiliki budaya literasi yang kuat, serta menjadikan buku sebagai sumber pengetahuan dan inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. MC Kalsel/Jml
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










