
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) terus mendorong lahirnya wirausaha muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Peningkatan Digitalisasi Marketing bagi Wirausaha Muda dari Kabupaten Hulu Sungai Utara, Balangan, dan Tabalong yang digelar baru-baru ini.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz, yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel, Rika Ayu Zainab, didampingi Kepala Seksi Kewirausahaan, Kemitraan dan Penghargaan Pemuda, Iqbal Khoirul Anam.
Dalam sambutannya, Rika Ayu Zainab mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Dispora Kalsel untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing wirausaha muda melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya di bidang pemasaran.
“Dispora Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan pelatihan peningkatan digitalisasi marketing bagi wirausaha muda, khususnya di tiga kabupaten yaitu Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara. Masing-masing kabupaten mengirimkan 15 orang wirausaha mudanya untuk mengikuti pelatihan ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola pemasaran produk dan jasa. Karena itu, para pelaku usaha muda perlu memiliki kemampuan memanfaatkan berbagai platform digital agar mampu memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan daya saing usahanya.
Rika berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan praktis kepada para peserta dalam menyusun strategi pemasaran digital yang efektif, mulai dari pemanfaatan media sosial, pembuatan konten promosi, hingga pengembangan branding produk.
“Kami berharap melalui pelatihan ini kompetensi para wirausaha muda semakin meningkat, sehingga mereka mampu mengembangkan usahanya secara lebih optimal dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Rika. MC Kalsel/tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










