Wali Kota Cup 2026 Jadi Ajang Seleksi Bibit Perenang Banjarmasin Menuju Porprov 2029

Wali Kota Cup 2026 Jadi Ajang Seleksi Bibit Perenang Banjarmasin Menuju Porprov 2029

Kejuaraan Renang Wali Kota Cup 2026 diharapkan sebagai ajang menjaring bibit-bibit atlet muda potensial yang dipersiapkan menjadi andalan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan 2029. 

Kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin ini berlangsung di Kolam Renang GOR Hasanuddin HM, Banjarmasin, Selasa (7/7/2026).

Sebanyak 70 perenang muda ambil bagian dalam dua nomor yang dipertandingkan. Mayoritas peserta merupakan atlet usia dini yang sengaja diprioritaskan sebagai bagian dari program pembinaan jangka panjang olahraga renang di Kota Banjarmasin.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Ibnu Sabil, mengatakan kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk melihat potensi atlet-atlet muda yang akan dibina secara berkelanjutan.

“Kegiatan ini adalah salah satu bagian pembinaan dan melihat potensi dari atlet-atlet muda. Harapan besar kami dengan adanya kegiatan ini akan membentuk kader-kader atlet yang nantinya bisa lebih ditingkatkan lagi untuk kegiatan-kegiatan lomba lainnya ke depan,” ujarnya.

Menurut Ibnu, penyelenggaraan Wali Kota Cup dalam momentum Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin juga menjadi upaya menumbuhkan budaya olahraga sejak usia dini sekaligus mencetak generasi atlet yang mampu mengharumkan nama daerah.

Sementara itu, Ketua Akuatik Indonesia Kota Banjarmasin, H. Muchlis Mokhtar, mengungkapkan para peserta yang tampil pada kejuaraan ini merupakan calon atlet yang dipersiapkan menghadapi Porprov Kalimantan Selatan 2029. Menurutnya, cabang olahraga renang membutuhkan proses pembinaan dalam jangka waktu yang panjang sehingga regenerasi harus dilakukan sejak dini.

“Sebagian yang kecil kami akan siapkan untuk menghadapi tahun 2029. Atlet terbaik Kota Banjarmasin akan disiapkan untuk Porprov tahun 2029. Usia muda adalah usia pembinaan, karena renang ini perlu pembinaan yang jauh waktunya,” katanya.

Ia menjelaskan, sebagian peserta telah memiliki pengalaman mengikuti Porprov sebelumnya, sementara peserta lainnya merupakan atlet baru yang sedang memasuki tahap pembinaan. Seluruhnya akan terus dipantau untuk menentukan atlet terbaik yang layak mengikuti program pembinaan lanjutan.

Muchlis menambahkan, mayoritas peserta merupakan atlet yang rutin berlatih di Gelanggang Renang GOR Hasanuddin HM dengan intensitas latihan hingga lima kali dalam sepekan.

“Kalau peserta ini kelihatannya sudah terfokus, sudah rutinitas latihan seminggu ada lima kali. Jadi kalau pembinaan ini sudah jalan, tapi kita perlu pastikan yang terpilih betul-betul yang terbaik,” ungkapnya.

Melalui Kejuaraan Renang Wali Kota Cup 2026, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu membawa prestasi bagi Kota Seribu Sungai, baik di tingkat provinsi maupun nasional pada masa mendatang. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id