Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan berbagai persiapan pelaksanaan Kalsel Expo 2026 yang akan digelar pada 12–18 Agustus 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Tahun ini, pameran tersebut hadir dengan skala yang lebih besar melalui penambahan jumlah stan serta perluasan keterlibatan berbagai sektor.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, mengatakan seluruh persiapan terus dikebut agar Kalsel Expo 2026 mampu menjadi etalase pembangunan daerah sekaligus penggerak aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kalsel Expo bukan sekadar pameran, tetapi menjadi ruang promosi bagi seluruh potensi daerah, produk unggulan, investasi, hingga pelayanan publik. Kami ingin masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi secara langsung melalui kegiatan ini,” ujar Ahmad Bagiawan di Banjarbaru, Selasa (7/7/2026).
Pada pelaksanaan tahun ini, Kalsel Expo menyediakan 335 stan yang terbagi dalam enam zona. Zona A menyiapkan 40 stan outdoor untuk SKPD dan BUMD layanan masyarakat, Zona B sebanyak 62 stan indoor, Zona C 33 stan indoor, Zona D 62 stan indoor, Zona E 38 stan indoor, serta Zona F khusus UMKM kuliner sebanyak 100 stan outdoor.
Menurut Gia sapaan akrabnya, peningkatan paling signifikan terjadi pada sektor kuliner. Dinas Perdagangan menambah kapasitas stan UMKM kuliner hingga 100 persen, dari 50 stan pada tahun sebelumnya menjadi 100 stan pada Kalsel Expo 2026.
“Penambahan stan kuliner merupakan bentuk respons terhadap tingginya antusiasme pelaku UMKM. Tahun lalu masih banyak permintaan yang belum dapat kami akomodasi. Tahun ini kami menambah kapasitas menjadi 100 stan agar semakin banyak UMKM lokal yang mendapat kesempatan mempromosikan produknya,” katanya.
Selain diikuti oleh seluruh SKPD Provinsi Kalimantan Selatan dan pemerintah kabupaten/kota, Kalsel Expo 2026 juga akan diikuti berbagai unsur lainnya, seperti kedutaan besar (embassy), lembaga perbankan, lembaga pendidikan, rumah sakit, perusahaan pertambangan, perusahaan alat berat, sektor otomotif, instansi vertikal, BUMD, hingga berbagai pelaku usaha lainnya.
Dari unsur internasional, Embassy of Iran telah menyatakan konfirmasi kehadirannya pada Kalsel Expo 2026, menambah nilai strategis pameran sebagai ajang memperluas jejaring promosi dan kerja sama.
Gia sangat optimistis pelaksanaan Kalsel Expo tahun ini akan semakin memperkuat citra Kalimantan Selatan sebagai daerah yang terbuka terhadap investasi, perdagangan, dan pengembangan UMKM.
“Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami berharap Kalsel Expo 2026 menjadi momentum memperkenalkan potensi Banua kepada masyarakat luas, membuka peluang usaha baru, meningkatkan transaksi perdagangan, serta memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. MC Kalsel/scw
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










