Pemprov Kalsel Apresiasi Evaluasi Layanan Haji, Siap Tingkatkan Kualitas Petugas Haji Daerah

Pemprov Kalsel Apresiasi Evaluasi Layanan Haji, Siap Tingkatkan Kualitas Petugas Haji Daerah

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menyambut baik pelaksanaan kegiatan Evaluasi dan Penguatan Layanan Penyelenggaraan Ibadah Haji bersama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan dan Embarkasi Banjarmasin Tahun 1447 H/2026 M sebagai momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah haji.

Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalimantan Selatan, Galuh Tantri Narindra, mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan usai menghadiri Evaluasi dan Penguatan Layanaan Penyelenggaraan Ibadah Haji bersama Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan dan Embarkasi Banjarmasin Tahun 1447H/2026M, di salah satu hotel di Banjarbaru, Jumat (10/7/2026).

Galuh mengatakan kehadiran Menteri Haji dan Umrah RI menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap upaya peningkatan kualitas layanan penyelenggaraan ibadah haji, khususnya melalui evaluasi terhadap pelaksanaan haji tahun 1447 H/2026 M.

“Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendapatkan penghargaan dari Bapak Menteri karena dinilai sebagai salah satu daerah terbaik dalam pengelolaan kualitas layanan haji,” ujar Galuh.

Meski memperoleh apresiasi, ia menegaskan evaluasi tetap menjadi bagian penting untuk menyempurnakan pelayanan pada musim haji berikutnya. Tahun ini, Embarkasi Banjarmasin telah memberangkatkan sekitar 6.715 jamaah haji dan terdapat sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian bersama.

“Walaupun kita masuk dalam kategori pengelolaan yang terbaik, kita tetap harus terus berbenah. Karena kegiatan ini memang bertujuan melakukan evaluasi agar pelayanan haji ke depan semakin baik,” katanya.

Galuh mengungkapkan salah satu capaian yang patut disyukuri adalah menurunnya angka kematian jamaah haji sekitar 25 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Selain itu, pelaksanaan operasional haji tahun ini juga berlangsung lebih baik tanpa kendala berarti, seperti persoalan bagasi atau koper jamaah.

“Jumlah jamaah yang meninggal juga berkurang, tidak ada masalah terkait koper yang tertinggal dan berbagai kendala operasional lainnya. Tentu ini menjadi indikator bahwa kualitas pelayanan semakin baik,” jelasnya.

Meski demikian, menurut Galuh, masih terdapat aspek yang perlu ditingkatkan, khususnya kompetensi Petugas Haji Daerah (PHD). Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Haji dan Umrah RI, masih terdapat perbedaan pemahaman dan kompetensi antara PHD dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang bertugas di tingkat nasional.

“Nanti akan dicarikan formulanya oleh Kementerian Haji dan Umrah agar kemampuan dan kompetensi Petugas Haji Daerah bisa semakin baik dan memiliki standar pemahaman yang sama dengan PPIH. Harapannya, kualitas pelayanan kepada jamaah haji Kalimantan Selatan akan semakin optimal pada musim haji mendatang,” tutup Galuh. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id