Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman memeriahkan Hari Jadi ke-76 Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berorientasi pada peningkatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, serta edukasi kepada masyarakat.
Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, mengatakan bahwa momentum Hari Jadi Provinsi Kalsel tahun ini bertepatan dengan hari jadi rumah sakit, sehingga berbagai kegiatan disusun secara terpadu dan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Momentum ini kami manfaatkan untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata, baik bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat. Kami ingin Hari Jadi RSGM dan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan menjadi ajang memperkenalkan berbagai inovasi pelayanan yang kami miliki,” ujarnya.
Salah satu agenda utama yang akan dilaksanakan adalah Seminar Nasional Kedokteran Gigi yang mengangkat tema transformasi teknologi di bidang kedokteran gigi, khususnya pemanfaatan teknologi laser dalam tindakan bedah.
Menurut Mashuda, teknologi laser memberikan berbagai keunggulan dibandingkan metode konvensional, seperti meminimalkan perdarahan, mengurangi risiko komplikasi, mempercepat proses penyembuhan, hingga menghilangkan kebutuhan penjahitan pada beberapa tindakan tertentu.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para dokter gigi yang telah menjadikan RSGM Gusti Hasan Aman sebagai rumah sakit rujukan di Kalimantan Selatan, seminar tersebut diselenggarakan secara gratis.
“Kami memberikan seminar ini secara cuma-cuma sebagai bentuk penghargaan kepada para dokter gigi yang selama ini telah mempercayakan pasien rujukannya kepada RSGM. Kami berharap kegiatan ini juga menjadi sarana peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di daerah,” katanya.
Selain seminar nasional, RSGM juga akan memperkenalkan inovasi layanan digital pada ajang Kalsel Expo dengan menghadirkan teknologi Scanner Intraoral, sebuah perangkat pemindai digital yang menggantikan metode cetak gigi konvensional.
Melalui teknologi tersebut, proses pencetakan kondisi rongga mulut menjadi lebih nyaman bagi pasien karena tidak lagi menggunakan bahan cetak yang sering menimbulkan rasa tidak nyaman maupun refleks mual.
“Di Kalsel Expo nanti masyarakat dapat melihat secara langsung teknologi scanner intraoral. Jadi pencetakan gigi sudah tidak menggunakan bahan cetak lagi. Ini merupakan teknologi modern yang sudah banyak digunakan di rumah sakit besar dan kini dapat dinikmati masyarakat Kalimantan Selatan,” jelasnya.
Mashuda berharap berbagai inovasi yang ditampilkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan gigi di daerah sekaligus menunjukkan komitmen RSGM dalam menghadirkan pelayanan yang semakin modern, berkualitas, dan mudah diakses. MC Kalsel/dam
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










