








Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin membuka secara resmi Opening Ceremony Pamor Borneo 2026 di salah satu hotel di Banjarmasin, Jumat (7/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi daerah, memperkuat sektor UMKM, serta mendorong investasi dan percepatan transformasi digital.
Gubernur H. Muhidin mengatakan penyelenggaraan Pamor Borneo 2026 menjadi momentum strategis untuk menampilkan berbagai produk unggulan Kalimantan Selatan kepada masyarakat maupun calon investor.
“Penyelenggaraan Pamor Borneo tahun 2026 menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkenalkan produk unggulan Kalimantan Selatan, mendorong pengembangan UMKM, investasi, serta akselerasi digital di daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain pameran produk unggulan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan seminar dan forum business matching yang mempertemukan pemilik proyek dengan investor potensial. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi investasi pada proyek-proyek yang telah memenuhi aspek kesiapan.
Menurut Muhidin, pembangunan ekonomi Kalimantan Selatan tidak hanya bertumpu pada sektor hulu, tetapi juga harus diarahkan pada pengembangan industri hilir yang terintegrasi sehingga mampu menciptakan nilai tambah bagi daerah.
“Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk tidak hanya melihat peluang pada sektor hulu, tetapi juga mengembangkan ekosistem industri yang terintegrasi sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat transformasi digital, termasuk melalui perluasan implementasi sistem pembayaran digital. Upaya tersebut dinilai tidak hanya memberikan kemudahan transaksi bagi masyarakat, tetapi juga mendukung optimalisasi pendapatan daerah melalui peningkatan efektivitas pemungutan pajak dan retribusi, serta mendorong pengelolaan belanja daerah yang lebih efisien.
Muhidin menambahkan, arah pembangunan tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah pusat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, Kalimantan memiliki peluang besar untuk berkembang, terlebih dengan posisinya sebagai gerbang logistik nasional.
“Kalimantan memiliki peluang yang luar biasa, khususnya Kalimantan Selatan sebagai gerbang logistik nasional. Karena itu, kami mengharapkan semangat sinergi dan kolaborasi terus terjalin demi mewujudkan Kalimantan Selatan yang makmur, sejahtera, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Pamor Borneo 2026. Ia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat daya saing daerah, meningkatkan investasi, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Selatan. MC Kalsel/Fuz
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










