Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan turut ambil bagian dalam kegiatan lomba masak nasi goreng antar SKPD dalam rangka memeriahkan hari jadi Prov Kalsel ke-76 dan Kalsel Expo 2026 dengan menghadirkan menu Nasi Goreng Panen Merdeka.
Menu tersebut mengusung tema “Panen Merdeka” yang memiliki makna peningkatan luas tanam dan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Tema ini dipilih sebagai bentuk representasi semangat pertanian sekaligus upaya menjaga ketahanan pangan di Kalimantan Selatan.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan, Masliyana mengatakan, proses memasak Nasi Goreng Panen Merdeka berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari tim penilai.
“Alhamdulillah berjalan dengan lancar dengan tema Nasi Goreng Panen Merdeka. Panen Merdeka itu artinya penambahan tanam, ekonomi meningkat,” ujar Masliyana, Banjarbaru, Minggu (16/8/2026).
Menurutnya, pemilihan tema tersebut tidak terlepas dari sektor pertanian, khususnya peningkatan luas tambah tanam yang terus didorong sehingga ketersediaan dan suasana pangan dapat tetap terjaga dengan baik.
Dalam penyajiannya, Nasi Goreng Panen Merdeka juga mengedepankan cita rasa khas Banjar dengan menggunakan bawang merah dan bawang putih sebagai bumbu dasar.
“Dari sisi Banjar, kami menggunakan bawang merah dan bawang putih karena keduanya merupakan bumbu dasar yang sangat dekat dengan masakan Banjar. Bumbu yang ditumis hingga harum menjadi dasar cita rasa gurih dan sedap,” jelasnya.
Masliyana menambahkan, penggunaan bahan tersebut sekaligus menjadi representasi produk unggulan hortikultura yang berkaitan erat dengan sektor pertanian.
Ia berharap Nasi Goreng Panen Merdeka tidak hanya memiliki karakter sebagai hidangan nasi goreng, tetapi juga mampu menghadirkan sentuhan khas Banjar sehingga lebih dekat dengan masyarakat Kalimantan Selatan.
“Kami ingin Nasi Goreng Panen Merdeka tetap memiliki karakter nasi goreng, tetapi sentuhan bumbu khas Banjar membuat rasanya lebih dekat dengan daerah kami. Jadi, setiap suapan membawa rasa pertanian sekaligus rasa Banjar,” tuturnya.
Masliyana pun optimistis menu yang dihadirkan mampu meraih hasil terbaik dalam penilaian. Ia menyebut cita rasa menjadi salah satu kekuatan utama yang ditawarkan.
“Optimis menang karena setiap suapannya akan selalu memberikan rasa yang luar biasa,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










