ADAAPA.INFO, TANAH BUMBU – Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga /Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama mitra kerja dari Komisi IX DPR RI, menggelar Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana di Desa Sari Mulya, Kec Sungai Loban, Kab. Tanah Bumbu, Prov. Kalimantan Selatan, Rabu Siang (28/10/2026).
Selain diikuti ratusan peserta, kegiatan itu juga mendatangkan beberapa narasumber, yaitu Hj. Mariana Anggota DPR – RI Komis IX, Lasma Uli Lumbantoruan selaku Sekban BKKBN Provinsi Kalimatan Selatan, Wahidah,S.Ners selaku Penelaah Teknis Kebijakan Dinas P3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu.
Kegiatan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars KB. Selanjutnya, kegiatan diisi oleh para pemateri atau narasumber tentang program Bangga Kencana. Diantaranya, disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Hj. Mariana.
Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan ini sebagai bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga serta peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus berpartisipasi aktif dalam menyebarluaskan informasi dan praktik baik terkait pembangunan keluarga, karena keberhasilan program nasional akan sangat ditentukan oleh kesadaran dan partisipasi masyarakat di tingkat akar rumput.
Pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan demografi menuju Indonesia Emas 2045.
“Pembangunan keluarga harus menjadi pondasi utama dalam membangun bangsa, sebab keluarga yang sehat, berpendidikan, dan berdaya ekonomi akan melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di masa depan”. Jelasnya.
Sementara itu, Sekban Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel melalui Lasma Uli Lumbantoruan terus mengoptimalkan pelaksanaan Program Bangga Kencana melalui pembinaan ketahanan keluarga, pengaturan kependudukan, serta pelayanan keluarga berencana (KB).
Ia memaparkan enam program inovasi prioritas nasional yang digalakkan untuk memperkuat ekosistem keluarga.
TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak)
“Penyediaan fasilitas daycare unggulan terstandarisasi yang didukung pengasuh tersertifikasi, psikolog anak, dokter spesialis, serta laporan tumbuh kembang bulanan berkat kolaborasi lintas kementerian dan Surat Edaran Gubernur Kalsel.” Jelasnya.
GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) Upaya percepatan penurunan stunting melalui pendampingan dan pemenuhan gizi terpadu.
GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) Inisiatif untuk mendorong keterlibatan aktif para ayah dan calon ayah dalam pengasuhan anak serta pendampingan remaja (usia 10–24 tahun), guna menciptakan keluarga yang harmonis.
SIDAYA (Lansia Berdaya) Program pemberdayaan lansia agar tetap sehat, mandiri, dan terlindungi melalui pemeriksaan kesehatan, Sekolah Lansia, serta Perawatan Jangka Panjang (PJP).
SAKINA (Super Apps Keluarga Indonesia) Platform ekosistem digital untuk menyatukan peran keluarga, generasi muda, institusi pendidikan, dan dunia industri dalam memperkuat ketahanan kependudukan.
Makan Bergizi Gratis (MBG) Sasaran 3B: Dukungan pemenuhan gizi spesifik bagi kelompok 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
“Melalui sinergi lintas sektor, BKKBN berkomitmen mewujudkan keluarga kecil yang bahagia, sejahtera, dan berdaya saing di Kalimantan Selatan.” Tambahnya.
Sementara itu, Dinas P3AP2KB Kabupaten Tanah Bumbu melalui Wahidah terus menggenjot implementasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) hingga akhir Oktober 2026.
“Upaya penguatan ketahanan keluarga ini dilakukan secara menyeluruh dari tingkat desa hingga kecamatan, mencakup pembinaan kelompok kegiatan (Poktan) masyarakat, optimalisasi layanan Keluarga Berencana (KB), serta percepatan penanganan stunting terpadu.” Jelasnya.
Dengan sinergi lintas sektor dan optimalisasi kader di lapangan, Pemkab Tanah Bumbu optimis dapat terus meningkatkan kualitas kesejahteraan keluarga serta mewujudkan generasi yang sehat dan berdaya saing.









