Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, memimpin langsung kegiatan Tradisi Pedang Pora dalam rangka purna tugas Kepala BNNP dan Kepala BIN Daerah Kalimantan Selatan, yang digelar di Ruang Bhayangkara Polda Kalsel, Banjarbaru, Senin (5/1/2026).
Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian serta dedikasi para pejabat yang telah menuntaskan tugasnya di Kalimantan Selatan. Ia menilai, kebersamaan yang terjalin selama lebih dari tiga tahun merupakan perjalanan yang penuh makna dan menjadi bagian penting dalam sejarah pengabdian di Polda Kalsel.
“Lebih dari tiga tahun kita bersama di Kalimantan Selatan. Itu bukan waktu yang singkat. Banyak dinamika, banyak pengalaman, dan semuanya menjadi bagian dari perjalanan pengabdian kita,” ujar Kapolda.
Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf secara pribadi maupun mewakili jajaran Polda dan para Kapolres, apabila selama masa kebersamaan terdapat kekhilafan, baik yang disengaja maupun tidak.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Polda Kalimantan Selatan, saya mohon maaf apabila dalam pergaulan, komunikasi, dan pelaksanaan tugas sehari-hari terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” tuturnya.
Irjen Pol Rosyanto menegaskan bahwa pengalaman bertugas di Kalimantan Selatan merupakan bekal penting bagi para pejabat yang akan melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru. Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakter, budaya, dan tantangan tersendiri yang harus disikapi dengan kedewasaan dan profesionalisme.
Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengingatkan bahwa tantangan tugas Polri ke depan semakin berat, seiring meningkatnya perhatian dan ekspektasi masyarakat terhadap institusi kepolisian.
“Tugas Polri ke depan tidak semakin ringan. Kita akan semakin banyak disorot dan dikomentari masyarakat. Ini menuntut kita untuk bekerja lebih profesional, lebih baik, dan semakin dicintai masyarakat,” tegasnya.
Ia menekankan agar segala hal baik yang telah dibangun di Kalimantan Selatan dapat dijadikan contoh dan dilanjutkan, sementara kekurangan dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan bersama. MC Kalsel/Fuz
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










