Rakornis Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian 2026, Dorong Sinergi Perluasan Kesempatan Kerja di Kalsel

Rakornis Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian 2026, Dorong Sinergi Perluasan Kesempatan Kerja di Kalsel

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat sinergi pembangunan bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian melalui Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan Tahun 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatnya Kesempatan Kerja dan Perlindungan bagi Tenaga Kerja serta Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Kawasan Transmigrasi” ini digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (29/1/2026).

Kasubag Perencanaan dan Pelaporan, Muhammad Amril Syarif, melaporkan bahwa Rakornis ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan integrasi pembangunan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Rapat koordinasi teknis ini berangkat dari pertimbangan perlunya upaya mendorong sinergi pembangunan antara provinsi dan daerah, khususnya dalam bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan di sektor ketenagakerjaan maupun ketransmigrasian tidak dapat dilakukan secara sendiri oleh pemerintah provinsi, melainkan membutuhkan dukungan dan kerja sama semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah kabupaten/kota.

Muhammad Amril menjelaskan bahwa Rakornis ini memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya menyamakan persepsi dan arah perencanaan pembangunan bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi antara provinsi dan kabupaten/kota. Kemudian, membahas berbagai permasalahan serta kendala yang dihadapi pemerintah daerah dalam pelaksanaan program di lapangan. Merumuskan langkah-langkah strategis untuk mengatasi hambatan yang menjadi kendala dalam pelaksanaan kegiatan di tingkat provinsi maupun daerah.

“Melalui Rakornis ini diharapkan terbangun koordinasi yang semakin solid, sehingga program-program ketenagakerjaan dan transmigrasi dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Rakornis ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari unsur Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Selatan, perwakilan dinas tenaga kerja kabupaten/kota se-Kalsel, serta stakeholder terkait lainnya. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama satu hari, sebagai wadah koordinasi dan penyusunan langkah bersama dalam menciptakan peluang kerja yang lebih luas, meningkatkan perlindungan tenaga kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *