



Bazar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor TVRI Banjarmasin disambut antusias masyarakat Kota Banjarmasin. Sejak pagi, warga Kota Seribu Sungai tampak memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Kegiatan Bazar GPM ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia yang tersebar di 31 stasiun TVRI. Untuk wilayah Kalimantan Selatan, kegiatan dipusatkan di Kota Banjarmasin, Rabu (11/3/2026).
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan serta menekan harga bahan pangan di pasaran, khususnya menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan bazar tersebut merupakan hasil kolaborasi antara TVRI Kalimantan Selatan dengan Badan Pangan Nasional, Perum BULOG, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin.
Berbagai komoditas pangan disediakan dalam kegiatan ini, seperti beras SPHP, gula pasir, minyak goreng, telur, daging, ayam, cabai, bawang, hingga sejumlah kebutuhan pokok lainnya yang dijual dengan harga di bawah pasar.
Kepala Stasiun TVRI Kalimantan Selatan, I Ketut Sutakariana, mengatakan masyarakat yang ingin berbelanja di bazar tersebut diminta membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat pembelian.
“Kami mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja agar membawa KTP sebagai syarat pembelian,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pasca Panen, Pengolahan dan Pemasaran Tanaman Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Nuur Izzati, mengatakan pihaknya turut menyediakan berbagai produk hortikultura untuk masyarakat.
Menurutnya, komoditas yang disiapkan antara lain paket sayuran, bawang merah, serta beberapa kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan gula dengan harga yang telah disesuaikan agar tetap terjangkau.
“Untuk paket sayuran dan bawang kami jual dengan harga Rp6.000 per paket. Namun jika masyarakat membeli dua paket sekaligus, cukup membayar Rp10.000,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihaknya membawa sekitar 50 paket sayuran serta sekitar 30 paket bawang merah untuk dijual kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih murah sekaligus meningkatkan daya beli, terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran.
Selain itu, Gerakan Pangan Murah juga diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat. MC Kalsel/scw
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










