


Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Dies Natalis ke-42 Universitas Achmad Yani (Uvaya) Banjarmasin. Ucapan tersebut disampaikan melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair, pada kegiatan Dies Natalis dan Wisuda Universitas Achmad Yani.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, saya mengucapkan selamat Dies Natalis ke-42 Universitas Achmad Yani Banjarmasin. Empat dekade lebih bukanlah perjalanan yang singkat, melainkan jejak panjang pengabdian, perjuangan, dan konsistensi dalam membangun pendidikan tinggi yang bermutu serta berakar pada nilai-nilai moral dan kebangsaan,” kata Chair dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Banjarmasin, Kamis (18/12/2025).
Chair juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi. Menurutnya, gelar sarjana yang diraih bukan sekadar simbol akademik, tetapi merupakan amanah intelektual dan moral yang harus diwujudkan melalui kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Di balik toga yang dikenakan, tersimpan harapan besar agar para lulusan mampu menjadi agen perubahan, pembawa solusi, serta teladan yang menjunjung nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial,” ucap Chair.
Pada kesempatan tersebut, Universitas Achmad Yani Banjarmasin mewisuda sebanyak 196 lulusan, yang terdiri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 55 orang, Fakultas Pertanian 21 orang, Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) 35 orang, Fakultas Hukum 16 orang, Fakultas Ekonomi 35 orang, serta Fakultas Teknik 25 orang.
Chair menilai tema Dies Natalis tahun ini, “Universitas Achmad Yani Creative, Innovative with Morality untuk Kemandirian Sumber Daya Manusia”, sangat tepat dan visioner. Kreativitas dan inovasi dinilai menjadi kunci dalam menghadapi era transformasi digital dan persaingan global, namun harus tetap dibarengi dengan moralitas dan karakter yang kuat.
“Tanpa moralitas, kemajuan justru dapat kehilangan arah. Oleh karena itu, keseimbangan antara kecerdasan, keterampilan, dan akhlak harus menjadi identitas lulusan perguruan tinggi, khususnya alumni Universitas Achmad Yani Banjarmasin,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pemprov Kalsel memandang perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Uvaya Banjarmasin diharapkan terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat riset terapan, serta melahirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat dan dunia kerja.
“Sinergi antara kampus, pemerintah, dan dunia usaha harus terus diperkuat demi terwujudnya sumber daya manusia Kalimantan Selatan yang mandiri dan berdaya saing,” tutupnya. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










