Penanganan bencana, khususnya banjir tahunan di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan, menjadi tantangan tersendiri bagi Dinas Sosial Provinsi Kalsel dalam mendukung janji kampanye Gubernur Kalsel H. Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman di bidang kesejahteraan sosial.
Kepala Dinas Sosial Prov Kalsel, M. Farhanie, menegaskan pihaknya selalu siap siaga saat terjadi bencana, terutama dalam penyediaan layanan dasar seperti permakanan melalui dapur umum.
“Setiap ada banjir, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD. Dinas Sosial fokus pada pelayanan dasar, khususnya kebutuhan makan bagi masyarakat terdampak,” kata Farhanie, Banjarbaru, Selasa (3/3/2026).
Ia berharap ke depan penanganan banjir tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif. Salah satunya melalui percepatan realisasi pembangunan Bendungan Riam Kiwa sebagaimana menjadi perhatian pemerintah daerah.
Menurut Farhanie, berdasarkan penyampaian Menteri PUPR saat kunjungan ke Kabupaten Banjar beberapa waktu yang lalu, keberadaan bendungan tersebut diperkirakan mampu meminimalisir dampak banjir hingga 50–70 persen.
“Kalau itu bisa terealisasi, tentu sangat membantu mengurangi beban masyarakat dan juga kerja-kerja kedaruratan kita di lapangan,” ucapnya.
Meski demikian, ia memastikan Dinas Sosial tetap siap menjalankan fungsi kemanusiaan setiap kali terjadi bencana, dengan dukungan dari Kementerian Sosial. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










