


Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah, menyatakan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terhadap pelaksanaan peringatan Hari Ibu ke-97 yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia Kalimantan Selatan di Kafe Nostalgia, Banjarmasin, Sabtu (20/12/2025).
Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas inisiatif PERWIRA Kalimantan Selatan yang mengemas peringatan Hari Ibu tidak hanya secara seremonial, tetapi juga menghadirkan rangkaian kegiatan yang berdampak langsung pada pemberdayaan dan penguatan ekonomi perempuan.
Husnul Hatimah menilai, berbagai kegiatan yang dilaksanakan PERWIRA menjadi sarana strategis untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan potensi perempuan, khususnya dalam pengembangan usaha ekonomi produktif.
“Pemerintah provinsi mengapresiasi PERWIRA yang hari ini melaksanakan peringatan Hari Ibu ke-97 dengan berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya untuk mendorong peningkatan ekonomi perempuan melalui pengembangan keterampilan, kreativitas, dan passion, termasuk di bidang kuliner,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan tema Hari Ibu yang menekankan pentingnya peran perempuan agar semakin berdaya dan berkarya. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus memberikan dukungan terhadap organisasi perempuan yang aktif berkontribusi bagi kemajuan perempuan di Kalimantan Selatan.
“Kami dari pemerintah daerah selalu men-support apa yang menjadi harapan organisasi perempuan, termasuk PERWIRA, agar terus aktif dan berpartisipasi dalam upaya memajukan perempuan-perempuan kita di Kalimantan Selatan,” tambahnya.
Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Husnul Hatimah menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan, dedikasi, dan pengabdian perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Ia mengingatkan bahwa Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember berakar dari Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928.
“Selama 97 tahun perjalanan Hari Ibu, hampir satu abad, perempuan Indonesia terus berjuang agar tetap berdaya dan berkarya. Perempuan tidak hanya berperan sebagai ibu, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan, penopang bangsa, dan penjaga nilai-nilai kemanusiaan,” tuturnya.
Ia juga menyoroti masih adanya ketimpangan gender, baik secara nasional maupun di Kalimantan Selatan, terutama dalam bidang ekonomi dan tingkat partisipasi angkatan kerja. Meskipun jumlah perempuan hampir seimbang dengan laki-laki, capaian pendapatan dan akses ekonomi perempuan dinilai masih tertinggal.
Melalui momentum Hari Ibu ke-97 ini, Husnul Hatimah berharap perempuan semakin menguatkan tekad dan semangat untuk memperjuangkan keadilan serta kesetaraan gender, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan tersebut, ia turut memberikan apresiasi khusus kepada PERWIRA Kalimantan Selatan yang konsisten mendorong tumbuhnya wirausaha perempuan sebagai bagian dari penguatan ekonomi keluarga dan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Pemerintah provinsi, kata dia, siap mendukung perluasan usaha perempuan, termasuk dalam hal akses pemasaran produk-produk bernilai tambah. MC Kalsel/Fuz
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










