




Upaya menyiapkan sumber daya insinyur muda yang adaptif dan berdaya saing terus diperkuat. Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (FIM PII) Kalimantan Selatan resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Sapta Mandiri melalui seminar dan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar di Kabupaten Balangan pada Jumat 10 Januari 2026 lalu.
Kegiatan ini dihadiri ratusan peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen lintas jurusan, akademisi, serta praktisi teknik. Seminar tersebut menjadi ruang diskusi strategis mengenai arah pengembangan karier insinyur muda dalam mendukung pembangunan infrastruktur modern yang tangguh dan berkelanjutan. Momentum ini sekaligus menandai langkah awal penguatan sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan organisasi profesi keinsinyuran.
Ketua FIM PII Kalimantan Selatan, Ir. Nanang Elva Julianoor Putra, yang juga bertindak sebagai narasumber utama, menegaskan bahwa peran insinyur muda kian krusial dalam menjawab tantangan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Insinyur muda tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga wawasan global, integritas, dan kepedulian terhadap keberlanjutan. Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, kami ingin membangun ekosistem yang mampu mencetak insinyur yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Dalam seminar tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, mulai dari dinamika perkembangan infrastruktur global, tantangan pembangunan di Indonesia, hingga peluang dan peran insinyur muda di Kalimantan Selatan. Diskusi juga menyoroti pentingnya pembangunan wilayah yang adaptif terhadap kondisi lingkungan serta mitigasi risiko bencana.
Penandatanganan MoU antara FIM PII Kalimantan Selatan dan Universitas SaptaMandiri menjadi wujud komitmen bersama dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi, peningkatan kapasitas mahasiswa, serta kolaborasi kegiatan akademik dan keprofesian ke depan.
“Kerja sama ini diharapkan mampu membuka ruang pembelajaran yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” tuturnya.
Perwakilan Universitas SaptaMandiri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Pihak kampus berharap sinergi yang terbangun dapat memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan civitas akademika, khususnya dalam memperluas wawasan profesi serta meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, FIM PII Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif sebagai mitra strategis perguruan tinggi dalam membina dan memberdayakan insinyur muda, guna mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdaya saing. MC Kalsel/tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










