Kapolda Kalsel Kerahkan 2.189 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026

Kapolda Kalsel Kerahkan 2.189 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026

Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan kesiapan jajaran kepolisian bersama unsur lintas sektoral dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui Operasi Kepolisian Terpusat Intan-2026.

Kapolda menyebutkan hal tersebut usai memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Intan-2026 yang digelar di Rupatama Polda Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa (10/3/2026).

Kapolda menjelaskan, rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai unsur pimpinan daerah dan instansi terkait guna memastikan kesiapan pengamanan mudik Lebaran tahun ini.

“Hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri Ketua DPRD, Wakajati, Gubernur Kalimantan Selatan, Danrem, Danlanal, Danlanud, Kabinda, serta instansi terkait lainnya. Fokus utama rapat ini adalah menyiapkan pelaksanaan Operasi Ketupat dalam rangka melayani masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026,” ujar Kapolda.

Menurutnya, pengamanan mudik tahun ini dilakukan dengan memperhatikan sejumlah potensi kerawanan, mulai dari gangguan keamanan hingga faktor cuaca dan kemungkinan terjadinya bencana alam.

“Kita mengantisipasi berbagai tantangan, baik perkembangan situasi global maupun nasional, termasuk kondisi kamtibmas di Kalimantan Selatan. Selain itu, kita juga memperhatikan faktor cuaca atau iklim yang dapat memicu bencana hidrometeorologi maupun kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Intan-2026, Polda Kalimantan Selatan menyiapkan ribuan personel gabungan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik.

“Untuk pengamanan ini kami mengerahkan 1.166 personel Polri, dibantu 247 personel TNI serta 1.023 personel dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait,” ungkapnya.

Selain personel, kepolisian juga menyiapkan berbagai pos pengamanan di sejumlah titik strategis guna memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik.

“Kami juga menyiapkan 3 pos terpadu, 21 pos pengamanan, dan 14 pos pelayanan yang akan ditempatkan di berbagai titik strategis untuk mendukung pengamanan arus mudik dan balik Lebaran,” tambah Kapolda.

Kapolda juga mengimbau masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan mudik, sehingga perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan tertib,” katanya.

Selain fokus pada pengamanan, Polda Kalimantan Selatan juga turut memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya melalui Satgas Pangan.

“Kami bersama Satgas Pangan Polda Kalimantan Selatan terus memonitor perkembangan harga bahan pokok bersama Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, serta instansi terkait lainnya. Kami pastikan tidak ada kenaikan harga yang terlalu tinggi,” jelasnya.

Ia menegaskan, pihaknya juga akan menindak tegas apabila ditemukan praktik penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami juga memonitor agar tidak terjadi penimbunan bahan pokok dan sembako yang dapat menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga. Apabila ditemukan, tentu akan kami lakukan penindakan dan penegakan hukum agar masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” tegas Kapolda. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *