Kategori Media Sosial Informatif, RSJ Sambang Lihum Raih Peringkat 2 Pada Ajang AMPK 2025

Kategori Media Sosial Informatif, RSJ Sambang Lihum Raih Peringkat 2 Pada Ajang AMPK 2025

Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum meraih Peringkat 2 Terbaik Kategori Media Sosial pada ajang Anugerah Media Pemprov Kalsel (AMPK) 2025 yang digelar di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu (10/12/2025). 

Penghargaan ini menjadi bukti peningkatan kinerja kehumasan RSJ dalam menyampaikan informasi yang edukatif, transparan, dan mudah diakses masyarakat.

AMPK 2025 merupakan agenda tahunan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan yang bertujuan memberikan apresiasi kepada SKPD dan UPTD lingkup Pemprov Kalsel, serta pemerintah kabupaten/kota, atas upaya optimal dalam pengelolaan komunikasi publik dan diseminasi informasi pembangunan daerah.

Acara penganugerahan turut dihadiri Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel Rais Ruhayat, Tenaga Ahli Gubernur, serta Dewan Juri AMPK 2025.

Direktur RSJ Sambang Lihum, Yuddy Riswandhy Noora, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. 

Ia menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama, melainkan bagian dari upaya memperkuat peran rumah sakit dalam memberikan edukasi dan membangun persepsi positif di masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini OPD kami meraih juara 2 untuk kategori media sosial. Sebenarnya, bukan penghargaan yang menjadi tujuan utama kami, tetapi bagaimana memasyarakatkan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Dengan tekad tersebut, kami melakukan berbagai upaya mulai dari pengembangan SDM humas, sarana-prasarana, hingga penyusunan materi informasi,” ujarnya.

Yuddy menjelaskan bahwa dalam proses penilaian, pihaknya memaparkan strategi komunikasi yang telah dijalankan, mulai dari konten edukatif, transparansi informasi, hingga tata kelola tim. 

Ia menambahkan bahwa ke depan RSJ akan memperkuat struktur tim publikasi dengan membagi peran menjadi tim kreatif dan tim pengawas media sosial.

“Tim pengawas ini bertugas memastikan bahwa seluruh informasi yang kami sampaikan valid, dapat dipertanggungjawabkan, dan transparan. Harapannya, kepercayaan masyarakat kepada RSJ Sambang Lihum semakin meningkat, dan stigma negatif terhadap rumah sakit jiwa perlahan berubah menjadi lebih baik,” ujarnya.

Pada kategori Media Sosial, RSJ Sambang Lihum bersanding dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel yang meraih peringkat 1, serta RSGM Gusti Hasan Aman sebagai peringkat 3.

Dengan diraihnya penghargaan ini, RSJ Sambang Lihum berkomitmen untuk terus memperkuat peran strategis media sosial sebagai sarana edukasi kesehatan jiwa serta jembatan informasi antara rumah sakit dan masyarakat. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *