Kesbangpol Kalsel Ajak Parpol Perkuat Stabilitas Politik Demi Kepentingan Masyarakat

Kesbangpol Kalsel Ajak Parpol Perkuat Stabilitas Politik Demi Kepentingan Masyarakat

Upaya menjaga stabilitas politik di Kalimantan Selatan terus diperkuat, terutama menjelang agenda-agenda demokrasi yang akan datang. Hal itu menjadi fokus utama dalam Pertemuan Lintas Partai Politik dan Kesbangpol se-Kalimantan Selatan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalsel di salah satu hotel di Banjarbaru, Selasa (25/11).

Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, Heriansyah, menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dan partai politik demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat di Banua.

“Partai politik memiliki peran langsung dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Karena itu, stabilitas politik bukan hanya kepentingan pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama demi kenyamanan rakyat Kalimantan Selatan,” tegas Heriansyah.

Menurut Heriansyah, demokrasi yang berjalan sehat, tertib, dan aman akan memberikan dampak positif bagi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui forum ini, seluruh peserta diharapkan mampu menyamakan persepsi dalam mewujudkan tata kelola politik daerah yang profesional dan berkelanjutan.

“Jika situasi politik kondusif, roda ekonomi masyarakat akan terus bergerak. Inilah mengapa politik harus memberi manfaat dan rasa aman, bukan memunculkan konflik,” ujarnya.

Pertemuan ini juga membahas pentingnya transparansi dan akuntabilitas bantuan keuangan kepada partai politik, agar dana yang bersumber dari APBD benar-benar mendukung pendidikan politik masyarakat dan tidak salah sasaran.

Kesbangpol menegaskan bahwa pengelolaan bantuan keuangan harus sesuai Permendagri Nomor 36 Tahun 2018. Permendagri Nomor 78 Tahun 2020, serta wajib dipertanggungjawabkan dengan tertib.

“Kita ingin publik yakin bahwa dana yang dikelola parpol bermuara pada peningkatan demokrasi, bukan kepentingan kelompok,” kata Heriansyah.

Pemprov Kalsel berkomitmen meningkatkan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di provinsi ini. Karena itu, kerja sama parpol sebagai garda terdepan demokrasi dipandang sangat penting.

“Semua pemangku kepentingan harus bergerak bersama. Semakin tinggi partisipasi politik masyarakat dan semakin damai kontestasi politik, semakin maju pula daerah kita,” tuturnya.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Politik Dalam Negeri Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Akbar Ali, serta para pimpinan parpol tingkat provinsi dan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten/Kota se-Kalsel. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *