Optimalkan Usaha di Era Digital, Dispora Kalsel Bekali Pemuda Strategi Marketing

Optimalkan Usaha di Era Digital, Dispora Kalsel Bekali Pemuda Strategi Marketing

Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong peningkatan kapasitas wirausaha muda melalui penguatan keterampilan di bidang pemasaran digital. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Digitalisasi Marketing bagi wirausaha muda yang diikuti sebanyak 50 peserta di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Rika Ayu Zainab serta Kepala Seksi Kewirausahaan, Kemitraan, dan Penghargaan Pemuda, Iqbal Khoirul Anam.

Pelatihan ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidang pemasaran digital dari Yayasan Wetland Hasnur Centre yang memberikan pembekalan mengenai strategi pemasaran digital bagi para pelaku usaha muda.

Dalam sambutannya, Kadispora Kalsel, Pebriadin Hapiz mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan kewirausahaan pemuda, khususnya melalui kegiatan Jatpreneur yang menyasar pemuda di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya.

“Kita kumpulkan sekitar 50 pemuda untuk mendapatkan pembekalan terkait strategi marketing, khususnya marketing digital dengan dukungan dari partner kita Wetland Hasnur Centre,” katanya.

Menurutnya, digitalisasi saat ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, termasuk dalam dunia usaha. Oleh karena itu, para wirausaha muda perlu dibekali kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya.

“Kita tahu bersama bahwa digitalisasi dalam kehidupan ini sudah merupakan sebuah keniscayaan. Karena itu, kita ingin membekali mereka bagaimana memperkenalkan produk, mengenal segmen pasar, hingga mengeksplorasi pasar secara maksimal,” jelasnya.

Ia berharap melalui pelatihan tersebut para pelaku usaha muda mampu memperkuat strategi pemasaran produknya sehingga usahanya dapat terus berkembang dan memiliki daya tahan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.

“Kita berharap mereka bisa lebih bersemangat dalam mengembangkan usaha, memiliki daya tumbuh dan daya survive yang lebih baik, serta mampu mengenal potensi pasar dan menerapkan strategi marketing yang tepat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pebriadin menekankan bahwa Kalimantan Selatan tidak hanya dipandang sebagai pasar dalam ekosistem digital, tetapi juga harus mampu melahirkan pelaku usaha yang aktif mengambil peluang ekonomi di dalamnya.

“Pemuda Kalimantan Selatan harus bisa mengambil peran untuk meraih nilai ekonomi dalam sistem ekonomi digital. Kita ingin memperkuat ekosistem digital, bukan hanya dari sisi konsumen tetapi juga dari para pelaku usaha yang ada di dalam marketplace,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel, Rika Ayu Zainab menambahkan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu membantu para wirausaha muda dalam mengembangkan usaha yang mereka jalankan.

“Kami berharap para wirausaha muda ini bisa terus berkembang, sehingga pada pelatihan hari ini kami bekali mereka dengan kemampuan marketing digital,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa peserta pelatihan merupakan pemuda dengan rentang usia 15 hingga 30 tahun sesuai dengan ketentuan dalam perundang-undangan tentang kepemudaan.

“Dalam rentang usia tersebut, ada peserta yang baru memulai usaha dan ada juga yang usahanya sudah berjalan cukup baik,” jelasnya.

Menurut Rika, para wirausaha muda sebenarnya cukup akrab dengan dunia digital sehingga tantangan utama bukan lagi pada pengenalan teknologi, melainkan bagaimana mengoptimalkan pemanfaatan digital marketing untuk mendukung perkembangan usaha.

“Di usia mereka, marketing digital bukan hal baru lagi. Jadi pelatihan ini lebih kepada bagaimana mereka bisa memaksimalkan manfaatnya, sehingga mereka bukan hanya menjadi konsumen di marketplace tetapi juga menjadi pelaku pasar,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *