
Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin melalui Komandan Rindam XXII/TB Brigjen TNI Ali Akhwan secara resmi menutup Pendidikan Pertama Bintara Infanteri (DIKMABA IF) TNI AD Gelombang II Tahun 2025 dan Pendidikan Pertama Tamtama (Diktukba) TNI AD Gelombang I Tahun 2026, pada Upacara Penutupan yang berlangsung di Lapangan Demang Lehman Secaba Rindam XXII/Tambun Bungai, Jalan Gunung Kupang, Kelurahan Cempaka, Kota Banjarbaru, Rabu (7/1/2026).
Upacara tersebut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Adi Santoso, jajaran Forkopimda, pimpinan TNI–Polri wilayah Kalimantan Selatan, serta para undangan.
Dalam amanat Pangdam yang dibacakan Danrindam XXII/TB, disampaikan bahwa DIKMABA IF TNI AD Gelombang II Tahun 2025 telah berlangsung selama 18 minggu dengan jumlah 100 siswa, sedangkan Diktukba TNI AD Gelombang I Tahun 2026 dilaksanakan selama 4 minggu dengan jumlah 330 siswa.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan tersebut, sebanyak 510 siswa resmi dinyatakan lulus dan dilantik menjadi prajurit TNI Angkatan Darat berpangkat Sersan Dua.
“Tunjukkan sikap dan perilaku yang mencerminkan prajurit sejati, memiliki loyalitas tinggi kepada atasan, bekerja keras, tidak mudah menyerah, serta menjadi prajurit yang tangguh dan militan, siap mengorbankan jiwa dan raga demi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Pangdam dalam amanatnya.
Lebih lanjut Pangdam mengingatkan agar seluruh prajurit senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Jadikan nilai-nilai tersebut sebagai pedoman hidup sehingga saudara dapat menjadi prajurit TNI Angkatan Darat yang membanggakan dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Rindam XXII/TB, para instruktur, pelatih, serta staf pendidikan atas kerja keras dan dedikasi dalam menyukseskan program pendidikan.
“Tanpa kerja keras dan pengabdian seluruh unsur pelatih dan staf, pendidikan ini tidak akan mencapai hasil yang maksimal,” ungkapnya. MC Kalsel/Fuz
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










