Pemprov Kalsel Buka Pelatihan Implementasi Core Value BerAKHLAK dan Penguatan SAKIP Angkatan II

Pemprov Kalsel Buka Pelatihan Implementasi Core Value BerAKHLAK dan Penguatan SAKIP Angkatan II

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan resmi membuka Pelatihan Implementasi Core Value BerAKHLAK dan Penguatan SAKIP Angkatan II Tahun 2025. Kegiatan ini dibuka di Aula Kampus I BPSDMD Provinsi Kalsel, Senin (24/11/2025).

Pelatihan yang digelar selama lima hari ini diikuti oleh 60 peserta, terdiri dari 30 peserta Pelatihan Implementasi Core Value BerAKHLAK serta 30 peserta Pelatihan Penguatan SAKIP yang merupakan ASN perwakilan SKPD dan UPTD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel, Faried Fakhmansyah, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelatihan ini untuk membentuk ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan publik. 

Ia menyampaikan bahwa nilai dasar ASN yang dirumuskan dalam Core Value BerAKHLAK merupakan pedoman utama perilaku dan budaya kerja ASN.

“Dalam rangka mewujudkan Aparatur Sipil Negara yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan publik, pemerintah telah menetapkan nilai dasar ASN yang dikenal dengan sebutan BerAKHLAK. Nilai ini menjadi pedoman perilaku sekaligus budaya kerja yang harus diterapkan oleh seluruh ASN,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Core Value BerAKHLAK yang terdiri dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif dirumuskan untuk memastikan ASN mampu memberikan pelayanan prima, bertanggung jawab secara transparan, menjaga keharmonisan, serta terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi.

Selain itu, Faried juga menyoroti pentingnya pemahaman terhadap Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagai alat untuk memastikan efektivitas penggunaan anggaran.

“SAKIP ini bisa membuat kita semakin pelit untuk mengeluarkan anggaran di luar kinerja, karena prinsip yang dipegang adalah bahwa besaran anggaran yang dialokasikan harus sesuai dengan program dan kegiatan yang mendukung pencapaian prioritas pembangunan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa SAKIP membantu pemerintah memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat bagi masyarakat melalui penerapan anggaran berbasis kinerja.

Faried juga menyampaikan harapan besarnya terhadap pelatihan ini. Ia menekankan bahwa pelatihan Implementasi Core Value BerAKHLAK diharapkan dapat mendorong transformasi pengelolaan ASN menuju pemerintahan berkelas dunia dengan employer branding “Bangga Melayani Bangsa”.

“Dengan Pelatihan Implementasi Core Value BerAKHLAK, saya berharap ASN Pemerintah Provinsi Kalsel dapat mewujudkan transformasi pengelolaan menuju world class governance. Dan melalui Pelatihan Penguatan SAKIP, saya ingin memastikan bahwa SKPD dapat menerapkan konsep money follow program, program follow result secara baik,” tegasnya.

Pembukaan pelatihan ini menjadi langkah penting Pemprov Kalsel dalam memperkuat kapasitas aparatur serta mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi hasil. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *