Pemprov Kalsel Gelar Apresiasi Lingkungan Hidup 2025, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Hadapi Perubahan Iklim

Pemprov Kalsel Gelar Apresiasi Lingkungan Hidup 2025, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Hadapi Perubahan Iklim

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar kegiatan Apresiasi Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Senin (12/1/2026).

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo menyampaikan bahwa apresiasi lingkungan hidup merupakan bentuk penghargaan atas pengakuan dan komitmen terhadap aksi nyata masyarakat Kalimantan Selatan dalam menjaga lingkungan hidup secara berkelanjutan.

“Melalui Program Kampung Iklim atau ProKlim, kita dapat melihat bagaimana perangkat masyarakat berperan aktif dalam menghadapi perubahan iklim. Selain itu, keterlibatan pembina dan pendukung ProKlim dari unsur pemerintah maupun dunia usaha menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan,” ujarnya.

Rahmat menjelaskan, apresiasi ini juga mencakup penilaian terhadap perkantoran rendah karbon dan berketahanan iklim di Provinsi Kalimantan Selatan. Hal tersebut menjadi indikator komitmen bersama perangkat daerah dalam mendukung pembangunan rendah emisi serta peningkatan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.

“Tidak kalah penting, melalui penilaian aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di kawasan Geopark Meratus, kita melihat bahwa kekayaan alam dan budaya yang kita miliki merupakan warisan dunia yang harus dijaga bersama,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa solusi terhadap permasalahan lingkungan tidak hanya berasal dari kebijakan pemerintah, tetapi juga dari kreativitas masyarakat. 

Hal ini tercermin melalui pelaksanaan lomba inovasi komunitas lingkungan hidup, lomba pilah sampah tingkat rumah tangga di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, serta penghargaan Sekolah Adiwiyata.

“Perubahan besar dimulai dari langkah-langkah kecil di lingkungan terdekat. Penghargaan Sekolah Adiwiyata juga menjadi upaya menanamkan kepedulian dan budaya ramah lingkungan sejak usia sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Konservasi dan Pengendalian Perubahan Iklim DLH Provinsi Kalsel, Yudhi Syarif menyampaikan bahwa kegiatan apresiasi ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat, komunitas, lembaga pendidikan, pemerintah daerah, serta mitra pembangunan yang telah menunjukkan komitmen dan kontribusi nyata dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kalimantan Selatan.

“Apresiasi ini merupakan bentuk penghormatan atas upaya bersama dalam menjaga lingkungan hidup, khususnya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata,” kata Yudhi.

Adapun jenis apresiasi yang diberikan pada kegiatan ini meliputi ProKlim Lestari, ProKlim Trophy Utama, dan Sertifikat Utama; Pembina ProKlim dan Pendukung ProKlim; Perkantoran Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim; Lomba Aksi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim di Kawasan Geopark Meratus; Lomba Inovasi Komunitas Lingkungan Hidup; Lomba Pilah Sampah Rumah Tangga di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar; serta Sekolah Adiwiyata Mandiri Nasional dan Provinsi Tahun 2025.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap dapat terus mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup serta memperkuat komitmen bersama menuju pembangunan yang berkelanjutan dan berketahanan iklim. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *