SRMP 20 Banjarbaru Gelar Edukasi Mitigasi Bencana, Libatkan 100 Siswa dalam Simulasi Tanggap Darurat

SRMP 20 Banjarbaru Gelar Edukasi Mitigasi Bencana, Libatkan 100 Siswa dalam Simulasi Tanggap Darurat

Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 20 Banjarbaru menggelar kegiatan edukasi mitigasi bencana bagi para siswa, bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan melalui bidang penanganan bencana.

Kepala SRMP 20 Banjarbaru, Pipitniaty, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi dan kebakaran.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengedukasi anak-anak tentang bagaimana mengurangi risiko bencana. Tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga melalui simulasi langsung agar mereka lebih siap ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Pipitniaty, Banjarbaru, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan dilaksanakan selama satu hari penuh, diawali dengan pembukaan yang turut dihadiri Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Achmadi.

Setelah itu, para siswa mengikuti sesi materi di kelas masing-masing, dilanjutkan dengan pembentukan kelompok sebelum memasuki tahap simulasi.

Sebanyak 100 siswa mengikuti kegiatan ini. Pipitniaty menambahkan, sebagai sekolah berbasis asrama (boarding), manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh siswa, tetapi juga seluruh warga sekolah.

“Ilmu yang didapat tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga bagi seluruh warga sekolah. Harapannya, ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, kita semua sudah memiliki pengetahuan untuk melindungi diri sendiri dan membantu orang lain,” jelasnya.

Menurutnya, edukasi sejak dini sangat penting agar siswa memiliki kesadaran dalam mencegah terjadinya bencana, terutama kebakaran yang kerap disebabkan oleh kelalaian manusia.

“Kita ingin menanamkan bahwa mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Anak-anak perlu memahami tindakan yang benar, misalnya tidak sembarangan membakar yang bisa memicu kebakaran maupun kabut asap seperti yang pernah terjadi sebelumnya,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi generasi yang lebih peduli, tanggap, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan serta mampu berperan dalam upaya penanggulangan bencana di masa depan. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id