Sekdaprov Kalsel Syarifuddin Lantik 129 PNS, Tekankan Integritas dan Anti Judi Online

Sekdaprov Kalsel Syarifuddin Lantik 129 PNS, Tekankan Integritas dan Anti Judi Online

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar upacara pengambilan sumpah dan janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 129 orang yang resmi menyandang status sebagai PNS dan akan ditempatkan di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kalsel.

Dalam sambutannya, Syarifuddin menekankan pentingnya rasa syukur bagi para PNS yang baru dilantik. Ia menyebut para peserta merupakan individu terpilih dari banyak pelamar yang menginginkan posisi tersebut. Oleh karena itu, ia berharap para aparatur sipil negara (ASN) dapat menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik untuk mendukung kemajuan daerah.

Selain itu, Syarifuddin juga mengingatkan para ASN untuk menjauhi praktik judi online yang dinilai semakin marak dan berdampak negatif terhadap kinerja pegawai. Ia menegaskan bahwa keterlibatan dalam aktivitas tersebut dapat mengganggu tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

“Yang sangat penting, hindari judi online. Karena kita lihat banyak pegawai yang terjerumus dan hal itu akan mengganggu kinerja dalam bekerja,” tegasnya, Banjarbaru, Selasa (14/4/2026).

Ia menambahkan, pemerintah tidak akan ragu memberikan sanksi tegas kepada ASN yang terbukti terlibat dalam aktivitas ilegal, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menutup arahannya, Syarifuddin meminta para ASN untuk terus mengembangkan kompetensi diri, menjaga integritas, serta fokus pada hal-hal positif. Ia berharap penyerahan Surat Keputusan (SK) ini menjadi awal bagi para PNS untuk memberikan pelayanan publik yang optimal serta tidak menyalahgunakan wewenang.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Selatan, Noryadi, melalui Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan, Indera Malik, menjelaskan bahwa pengambilan sumpah ini merupakan bagian dari upaya penguatan birokrasi dan peningkatan pelayanan publik di daerah.

Ia menyebutkan bahwa 129 PNS yang dilantik berasal dari berbagai formasi, termasuk CPNS tahun 2025 serta lulusan sekolah kedinasan seperti IPDN dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD). Para PNS tersebut akan ditempatkan di 30 instansi atau SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel.

Sejalan dengan arahan Sekdaprov, para PNS juga diingatkan untuk menjaga disiplin, mematuhi kode etik, serta menjauhi segala bentuk aktivitas ilegal, khususnya judi online. Pemerintah menegaskan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berdampak pada status kepegawaian.

Di sisi lain, salah satu ASN yang dikukuhkan, M. Rizky Saputra, mengungkapkan rasa syukur atas pelaksanaan pengambilan sumpah yang telah lama dinantikan. Ia menyebut proses tersebut sempat tertunda sejak beberapa tahun terakhir.

“Alhamdulillah, hari ini saya resmi diambil sumpah janji PNS. Prosesi ini sebenarnya sudah tertunda cukup lama, terakhir tahun 2022, dan baru kali ini bisa dilaksanakan kembali secara bersama-sama,” ujarnya.

Rizky menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti pengambilan sumpah merupakan gabungan dari beberapa angkatan dalam empat tahun terakhir. Meski harus menunggu, ia mengaku tetap berkomitmen menjalankan tugas dengan baik.

Ia juga menyatakan dukungannya terhadap upaya pencegahan judi online di kalangan ASN. Menurutnya, fenomena tersebut sudah mengkhawatirkan dan berpotensi merusak integritas aparatur negara.

“Saya sangat menyetujui langkah pencegahan tersebut. Judi online sudah merambah ke berbagai lini, termasuk ASN. Saya berharap seluruh ASN, terutama yang telah disumpah, dapat menjauhinya,” tegas Rizky. MC Kalsel/Jml

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id