



Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan melalui Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial (PRSTS) Barakat Cangkal Bacari menggelar Penutupan Program Kegiatan Penerima Manfaat/Klien Angkatan IX sebagai penanda berakhirnya masa rehabilitasi sosial selama enam bulan bagi 81 klien.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, melalui Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Wildan Akhyar, menyampaikan bahwa selama mengikuti program rehabilitasi, para klien tidak hanya dibekali keterampilan kerja, tetapi juga mendapatkan pembinaan fisik, mental, sosial, serta spiritual sebagai bekal untuk hidup mandiri di tengah masyarakat.
“Selama enam bulan, para penerima manfaat telah dibimbing melalui berbagai program yang bertujuan membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan semangat kemandirian. Tanamkan etika dan sikap yang baik yang telah diperoleh selama berada di panti, karena sikap yang baik dan kerja keras akan membawa kesuksesan,” kata Wildan, Banjarbaru, Senin (29/6/2026).
Selama program berlangsung, para klien mengikuti berbagai bentuk pembinaan, di antaranya bimbingan fisik melalui kegiatan senam aerobik, bimbingan keagamaan yang meliputi baca tulis Al-Qur’an, pendidikan agama, bimbingan kerohanian, salat berjamaah hingga kesenian rebana. Selain itu juga diberikan bimbingan mental sosial berupa pembinaan kedisiplinan, kepribadian, psikologi, psikososial, dan kemandirian.
Pada bidang keterampilan, seluruh 81 klien mengikuti pelatihan sesuai minat masing-masing, yaitu Tata Busana sebanyak 37 orang, Tata Boga 18 orang, Tata Rias 10 orang, Bengkel Motor 8 orang, serta Barbershop 8 orang. Para klien juga memperoleh keterampilan tambahan seperti sasirangan, bordir, komputer, seni musik, seni tari, vokal, kewirausahaan, hingga kerajinan tangan.
Sebagai bekal menghadapi dunia kerja, seluruh klien juga melaksanakan Praktik Belajar Kerja (PBK) selama dua bulan di 13 lokasi mitra magang.
Sementara itu, Kepala PRSTS Barakat Cangkal Bacari, Noor Yanti, berharap seluruh lulusan mampu menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program rehabilitasi sehingga dapat hidup mandiri, produktif, dan diterima kembali di tengah masyarakat.
“Penutupan program ini menjadi momentum bagi para penerima manfaat untuk memulai kehidupan baru dengan bekal keterampilan, karakter, serta kepercayaan diri yang telah dibangun selama menjalani proses rehabilitasi di PRSTS Barakat Cangkal Bacari ” ujar Yanti. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










