
Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalimantan Selatan melibatkan sejumlah instansi untuk memastikan operasi berjalan sesuai kondisi meteorologis dan kebutuhan di lapangan.
Kepala Subbid Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Ariansyah, mengatakan BPBD Kalsel bertindak sebagai koordinator Satgas Udara dalam pelaksanaan OMC.
“Untuk personel yang terlibat tim OMC, kita melibatkan tim BPBD sendiri Provinsi Kalimantan Selatan selaku koordinator Satgas Udara,” ujar Ariansyah di Banjarbaru, Sabtu (5/9/2026).
Selain BPBD Kalsel, BNPB turut memberikan dukungan fasilitas untuk pelaksanaan operasi. Sementara dari sisi teknis meteorologi, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari BMKG Pusat dan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarbaru.
“Kemudian pihak BNPB selaku penyedia memberikan fasilitas. Secara teknis yang bergabung dengan kita ada dukungan dari BMKG Pusat serta dari Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarbaru,” jelasnya.
Sementara itu, pelaksanaan penerbangan dan penyemaian secara teknis dilakukan oleh operator dari PT Milan.
“Secara teknis dilaksanakan oleh operator dari PT Milan yang melaksanakan penerbangan menggunakan pesawat jenis Caravan dengan registrasi PK-SNK,” katanya.
Ariansyah menjelaskan, sinergi antarlembaga tersebut diperlukan karena keberhasilan OMC sangat bergantung pada pemantauan kondisi atmosfer, terutama keberadaan awan yang berpotensi untuk dilakukan penyemaian.
Pada Sabtu (5/9/2026), satu sorti penerbangan OMC telah dilakukan dengan sasaran wilayah utara Kalimantan Selatan, yakni Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Tabalong.
“Pada hari ini telah dilaksanakan satu sorti penerbangan untuk operasi modifikasi cuaca di wilayah utara Kalimantan Selatan, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Tabalong, dan telah dilaksanakan semai,” ungkapnya. MC Kalsel/Fuz
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










