Gubernur Kalsel H. Muhidin Serahkan Penghargaan Kinerja Pengelolaan APBN pada Rakor Percepatan Pembangunan 

Gubernur Kalsel H. Muhidin Serahkan Penghargaan Kinerja Pengelolaan APBN pada Rakor Percepatan Pembangunan 

Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyerahkan langsung penghargaan kepada perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota atas capaian kinerja terbaik dalam pengelolaan serta penyaluran dana APBN, pada Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Sumber Dana APBN Provinsi Kalimantan Selatan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja optimal dalam realisasi anggaran, peningkatan akuntabilitas, serta komitmen dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

Gubernur H. Muhidin menegaskan bahwa dana APBN yang disalurkan ke daerah harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Pengelolaan APBN bukan hanya soal serapan anggaran, tetapi bagaimana anggaran tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, sinergi dan koordinasi harus terus kita perkuat,” katanya, Banjarmasin, Kamis (12/2/2026).

Adapun penghargaan yang diserahkan meliputi berbagai kategori strategis. Pada kategori Kinerja Terbaik Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik SKPD Provinsi, penghargaan diberikan kepada RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan.

Untuk kategori Kinerja Terbaik DAK Fisik tingkat Kabupaten/Kota, diraih oleh Pemerintah Kabupaten Tapin dengan persentase 99,87 persen, disusul Pemerintah Kabupaten Balangan 99,60 persen dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru 99,10 persen.

Pada kategori Kinerja Terbaik Dana Desa, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (98,04 persen), Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (97,95 persen), dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (97,56 persen).

Sementara itu, Kinerja Penyerapan TKD Tertinggi Tahun 2025 diraih oleh Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (99,42 persen), Pemerintah Kota Banjarbaru (99,35 persen), serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (99,19 persen).

Penghargaan juga diberikan untuk kategori Kinerja Terbaik Dana Dekonsentrasi kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel (92,37 persen), Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel (85,26 persen), serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalsel (83,37 persen).

Pada kategori Kinerja Terbaik Dana Tugas Pembantuan, penghargaan diterima oleh Dinas PUPR Provinsi Kalsel (95,33 persen), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tanah Bumbu (85,09 persen), serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Barito Kuala (82,91 persen).

Sedangkan pada kategori Kinerja Terbaik DAK Non Fisik, penghargaan diberikan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Kalsel, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Provinsi Kalsel, serta Museum Lambung Mangkurat.

Penghargaan atas sinergi koordinasi dan dukungan strategis dalam pengelolaan dan penyaluran APBN di Kalimantan Selatan diberikan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan.

Selain itu, penghargaan Mitra Penyaluran APBN diserahkan kepada KPPN Kota Banjarmasin, KPPN Kabupaten Kotabaru, KPPN Kabupaten Tanah Laut, KPPN Kabupaten Hulu Sungai Tengah, serta KPPN Kabupaten Tabalong.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan Kinerja Terbaik Penyaluran TKD KPPN kepada KPPN Kabupaten Tanah Laut, KPPN Kabupaten Hulu Sungai Tengah, dan KPPN Kota Banjarmasin.

Gubernur berharap melalui rakor ini, seluruh pihak dapat terus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam pengelolaan APBN.

“Sehingga pembangunan di Kalimantan Selatan dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Banua,” tukasnya. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *