Closing Ceremony Pamor Borneo 2026, Dekranasda Kalsel Dorong UMKM dan Pelestarian Wastra Banua

Closing Ceremony Pamor Borneo 2026, Dekranasda Kalsel Dorong UMKM dan Pelestarian Wastra Banua

Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Fathul Jannah mendorong penguatan UMKM, investasi, serta transformasi digital untuk terus dikembangkan secara berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

Hal tersebut disampaikan Fathul Jannah saat memberikan sambutan pada Closing Ceremony Pamor Borneo 2026 di Banjarmasin, Minggu (9/8/2026).

Fathul Jannah mengatakan, Pamor Borneo 2026 merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk mendorong pertumbuhan UMKM, investasi, dan perluasan pemanfaatan transaksi digital di Banua.

Ia juga mengapresiasi penampilan karya busana yang ditampilkan Dekranasda Provinsi Kalsel bersama Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia. Karya tersebut menampilkan hasil kreativitas desainer dan pelaku usaha lokal dengan mengangkat kekayaan wastra Kalimantan Selatan.

Menurutnya, pelestarian kain sasirangan membutuhkan dukungan dan keterlibatan bersama, terutama dari para pelaku UMKM dan desainer lokal. Sasirangan diharapkan tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga terus berkembang melalui inovasi dan kreativitas.

“Mari kita bersama-sama melestarikan wastra yang kita punya, khususnya kain sasirangan Kalimantan Selatan. Sasirangan dihasilkan oleh anak Banua dan didesain seindah mungkin oleh desainer kita,” ujar Fathul Jannah.

Pamor Borneo 2026 yang berlangsung sejak 7 Agustus hingga 9 Agustus 2026 juga menghadirkan pameran berbagai produk UMKM. Produk yang ditampilkan antara lain makanan dan minuman, kerajinan, serta berbagai karya kreatif dari pelaku usaha Banua.

Selain mendorong produk lokal, Fathul Jannah menilai kegiatan tersebut turut memperluas pemanfaatan sistem pembayaran digital, khususnya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan QRIS karena dapat memberikan kemudahan dan keamanan dalam bertransaksi.

Fathul Jannah berharap pembinaan UMKM unggulan, penguatan investasi, dan perluasan ekosistem digital dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi pemerintah, Bank Indonesia, dunia usaha, pelaku UMKM, serta masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Selatan yang telah bersinergi dengan Dekranasda dalam mendorong pengembangan UMKM dan pelestarian wastra Banua. Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga kerja sama ini terus berjalan dan kita semua diberikan kelancaran serta keberkahan untuk Banua kita tercinta, Kalimantan Selatan,” kata Fathul Jannah.

Fathul Jannah menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak untuk membangun Kalimantan Selatan yang berkelanjutan, berbudaya, religius, dan sejahtera. Ia berharap semangat Pamor Borneo dapat terus memberikan dampak positif bagi UMKM dan masyarakat Banua. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id