



Usai pelaksanaan Salat Istisqa pada Selasa (25/8) lalu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menggelar rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama jajaran SKPD terkait dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam rapat tersebut, Dinas Sosial Provinsi Kalsel bersama Dishut, Polda, Lanal dan PU mendapat tugas untuk menangani karhutla di kawasan hutan lindung sekitar Jalan Golf. Sementara itu, Dinas Sosial Prov Kalsel difokuskan untuk mendirikan dan mengoperasikan dapur umum guna mendukung kebutuhan konsumsi para petugas dan relawan di lapangan.
Dapur umum tersebut didirikan di halaman rumah milik Pak Hamid, Jalan Padang Golf RT 013/RW 004, Banjarbaru, tepat di depan SMPN 11 Banjarbaru. Operasional dapur umum direncanakan berlangsung selama 14 hari.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel M Farhanie melalui Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Yoefi Fahromi mengatakan, dapur umum dimaksimalkan untuk mendukung kebutuhan konsumsi para relawan dan petugas yang terlibat dalam penanganan karhutla di lapangan.
“Hari pertama kita melaksanakan dua kali masak. Mulai besok kita maksimalkan menjadi tiga kali masak dalam sehari. Sekali masak kita siapkan sekitar 200 porsi untuk para relawan,” ujar Yoefi, Banjarbaru, Rabu (26/8/2026).
Menurutnya, menu makanan yang disiapkan setiap hari dibuat berbeda agar kebutuhan konsumsi para petugas dan relawan tetap terpenuhi dengan baik. Beberapa menu yang disiapkan di antaranya nasi kuning, ayam goreng capcay, nasi goreng ikan asin, serta balado ayam tahu.
Selain melayani kebutuhan konsumsi di dapur umum, Dinsos Kalsel juga menyiapkan armada untuk mendukung pendistribusian makanan ke sejumlah lokasi penanganan karhutla.
“Armada dapur umum RTU dan tangki juga kita siapkan untuk dropping makanan kepada petugas lapangan yang berada di posko, seperti di Dishut, PU, Lanal dan Polda,” jelasnya.
Untuk mendukung operasional dapur umum, kebutuhan listrik sementara juga telah disiapkan dengan menggunakan saklar dan MCB dari PLN.
Yoefi menambahkan, selama 14 hari ke depan fokus utama Dinsos Kalsel adalah memastikan dapur umum dapat berjalan optimal. Namun, apabila terdapat kondisi yang bersifat urgent, pihaknya tetap siap mengerahkan personel dan dukungan ke lokasi yang membutuhkan, terutama di kawasan hutan lindung.
“Fokus kita selama 14 hari ini adalah dapur umum. Tetapi kalau sifatnya urgent, kita utamakan penanganan di hutan lindung. Di luar hutan lindung pun apabila memang sangat urgent, kita siap turun dengan moto kita #KerjaTuntasTanpaBatas,” tegasnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemilik rumah yang telah memberikan tempat untuk mendukung operasional dapur umum Dinsos Kalsel.
“Atas nama Gubernur melalui Dinas Sosial, kami mengucapkan terima kasih kepada pemilik rumah yang sudah memberikan tempat dan mendukung pelaksanaan dapur umum ini. Ini tentunya sangat membantu kelancaran penanganan karhutla di lapangan,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id









