


Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan kembali berpartisipasi aktif dalam gelaran Kalsel Expo 2026 yang resmi dibuka di Banjarbaru, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tahunan ini digelar dalam rangka memeriahkan Peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan serta HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mengusung tema “Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju”, Kalsel Expo 2026 difokuskan sebagai wadah promosi produk unggulan daerah, inovasi UMKM, serta peluang investasi yang diharapkan mampu menembus pasar internasional.
Menyesuaikan arah pembangunan daerah tersebut, stan Disbunnak Kalsel tampil menonjol dengan menghadirkan showcase hilirisasi produk perkebunan dan peternakan Banua. Pengunjung dapat melihat langsung berbagai produk olahan turunan komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi, serta hasil ternak dari UMKM binaan.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi, mengatakan keikutsertaan Disbunnak Kalsel dalam Kalsel Expo 2026 merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat hilirisasi dan daya saing produk daerah.
“Melalui Kalsel Expo 2026 ini, kami ingin menunjukkan bahwa sektor perkebunan dan peternakan di Kalimantan Selatan terus berkembang, tidak hanya pada sisi produksi, tetapi juga pada pengolahan dan nilai tambah produknya,” ujar Suparmi.
Selain pameran produk, Disbunnak Kalsel juga menyosialisasikan empat program prioritas unggulan terbaru yang menjadi pijakan utama pembangunan sektor perkebunan dan peternakan di Kalimantan Selatan, yaitu: Bangkodin (Pengembangan Kopi Diversifikasi Terintegrasi) untuk mendorong pengembangan potensi kopi lokal Banua dari hulu hingga hilir berbasis kawasan. Bangsibun Bakaret (Pengembangan Korporasi Pekebun Berbasis Kawasan Karet) untuk penguatan tata kelola dan keberlanjutan komoditas karet rakyat guna meningkatkan nilai tambah pekebun. Siti Hawa Lari (Sistem Integrasi Itik di Lahan Rawa dan Lahan Kering) untuk Optimalisasi serta pelestarian populasi plasma nutfah unggulan itik Alabio. P2SBPTKP (Percepatan Pembangunan Sektor Peternakan Berbasis Pertanaman Pangan, Perkebunan, Kehutanan, dan Pertambangan)
Untuk Peningkatan populasi sapi potong melalui kolaborasi dan integrasi lintas sektor secara berkelanjutan.
Untuk menambah daya tarik pengunjung, stan Disbunnak Kalsel juga menghadirkan berbagai kegiatan interaktif seperti pembagian produk konsumsi sehat berupa telur dan susu gratis, kuis edukatif, serta layanan konsultasi peluang usaha bagi calon investor maupun pelaku usaha lokal.
“Selain promosi program dan produk, kami juga ingin mendekatkan layanan kepada masyarakat, termasuk memberikan edukasi dan membuka ruang konsultasi bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan sektor perkebunan dan peternakan,” tambah Suparmi.
Keikutsertaan tahun ini juga melanjutkan capaian positif Disbunnak Kalsel yang pada Kalsel Expo 2025 lalu berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu Stan Terbaik kategori SKPD Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Melalui Kalsel Expo 2026, Disbunnak Kalsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha, menggerakkan ekonomi petani dan peternak lokal, serta meningkatkan daya saing produk perkebunan dan peternakan Kalimantan Selatan di tingkat nasional maupun global. MC Kalsel/scw
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










