
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan menghadiri kegiatan Gerakan Tanam Padi di lahan cetak sawah rakyat Brigade Pangan Buk Sejatera, Desa Pematang Panjang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan peningkatan produksi pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional di Kalimantan Selatan.
Gerakan tanam padi ini turut dihadiri Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (PPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kalsel Freddy, Kepala DPKP Kalsel Syamsir Rahman serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Pada kesempatan itu dilakukan penanaman padi varietas Inpari 32 di lahan seluas 2 hektare. Sementara total luasan cetak sawah rakyat (CSR) di Kecamatan Sungai Tabuk mencapai 80 hektare.
Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan, gerakan tanam padi ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di Banua.
Menurutnya, keberadaan lahan cetak sawah rakyat menjadi potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya padi, di Kabupaten Banjar dan wilayah sekitarnya.
“Melalui gerakan tanam ini diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan pertanian secara optimal serta mendukung target swasembada pangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalsel terus mendorong pemanfaatan lahan pertanian baru agar dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi beras daerah.
Selain itu, penggunaan varietas Inpari 32 dinilai cocok dikembangkan karena memiliki produktivitas yang baik dan adaptif terhadap kondisi lahan di wilayah Kalimantan Selatan.
Kegiatan gerakan tanam padi tersebut juga dirangkaikan dengan peninjauan langsung kondisi lahan cetak sawah rakyat bersama para petani dan brigade pangan setempat. MC Kalsel/tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










