




Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat pembangunan sektor perkebunan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pekebun.
Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan (SDMP) bagi petani Kabupaten Tanah Laut yang diselenggarakan Akademi Komunitas Perkebunan (AKPY) Yogyakarta dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), di Banjarbaru, Sabtu (27/6/2026).
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi menyapaikan saat membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan, tetapi juga pada kualitas SDM pekebun yang mampu menerapkan praktik budidaya yang baik dan berkelanjutan.
“Pengembangan sektor perkebunan harus dimulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusianya. Melalui pelatihan ini, kami ingin para pekebun memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik sehingga mampu mengelola kebun secara profesional, meningkatkan produktivitas, sekaligus menjaga keberlanjutan usaha perkebunan,” ujar Suparmi.
Pelatihan ini diikuti 90 petani yang terbagi dalam tiga angkatan pada kelas budidaya kelapa sawit. Selama pelatihan, peserta akan memperoleh pembekalan mengenai teknik budidaya yang sesuai dengan standar, efisiensi pengelolaan kebun, hingga penerapan praktik perkebunan yang ramah lingkungan.
Suparmi mengapresiasi kolaborasi antara BPDP dan AKPY Yogyakarta yang terus mendukung peningkatan kompetensi pekebun di daerah. Menurutnya, sinergi pemerintah pusat, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menciptakan SDM perkebunan yang unggul.
“Harapan kami, ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar diterapkan di kebun masing-masing. Dengan demikian, produktivitas meningkat, pendapatan pekebun bertambah, dan sektor perkebunan Kalimantan Selatan semakin maju serta berdaya saing,” tambahnya.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap lahir pekebun yang adaptif terhadap perkembangan teknologi budidaya, mampu meningkatkan kualitas hasil produksi, serta mendukung pengembangan industri kelapa sawit yang berkelanjutan di daerah. MC Kalsel/scw
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id









