


Pengembangan olahraga bola basket di Kalimantan Selatan kini tidak hanya diarahkan pada lapangan konvensional, tetapi juga merambah ke sektor e-sport. Komitmen tersebut ditunjukkan DPD Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalimantan Selatan melalui kolaborasi bersama Komunitas NBA2K Kalsel.
Kolaborasi itu diwujudkan melalui Gathering Main Bareng NBA2K27 yang digelar di Red Lane Cafe KM 6, Minggu (30/8/2026) lalu. Selain menjadi ruang berkumpul bagi para pemain dan komunitas, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengenalkan sekaligus mengulas game NBA2K27 yang baru dirilis.
Sekretaris Umum DPD Perbasi Kalsel, Arif Rahman Hakim, mengatakan keterlibatan Perbasi dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk memberikan ruang bagi perkembangan e-sport berbasis bola basket di Banua.
Menurutnya, Perbasi Kalsel saat ini juga telah memiliki bidang khusus e-sport yang menangani pengembangan cabang tersebut. Karena itu, keberadaan komunitas NBA2K dinilai menjadi potensi yang perlu terus didukung dan dikembangkan.
Antusiasme peserta dalam gathering tersebut bahkan di luar perkiraan. Sekitar 30 peserta dari komunitas, klub basket, hingga perwakilan tim basket sekolah ikut ambil bagian. Kondisi ini menunjukkan bahwa minat terhadap e-sport basket di Kalimantan Selatan cukup besar.
Arif menyebut kegiatan tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut komunikasi DPD Perbasi Kalsel dengan Badan Timnas Esports Basket Indonesia. Ia berharap Kalimantan Selatan dapat menjadi salah satu daerah yang serius membangun ekosistem e-sport basket hingga mampu melahirkan pemain berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
“Informasi bahwa dari beberapa DPD di Indonesia, mudah-mudahan Kalimantan Selatan yang betul-betul serius mengembangkan e-sport bola basket yang ada di provinsi. Mudah-mudahan ini juga menjadi semangat dan motivasi kita supaya e-sport bola basket di Indonesia bisa berkembang lebih pesat,” ujar Arif, Senin (31/8/2026).
Potensi tersebut semakin terbuka karena sejumlah pemain NBA2K asal Kalimantan Selatan telah memiliki pengalaman kompetisi dan bahkan menyandang status profesional. Mereka juga telah tampil dalam berbagai ajang nasional.
Sementara itu, perwakilan Komunitas NBA2K Kalsel, Sadan Salim, menyambut positif dukungan yang diberikan Perbasi Kalsel. Menurutnya, sinergi tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas pembinaan sekaligus menjaring pemain-pemain potensial dari Banua.
“Saya jujur dari komunitas merasa senang, seperti mencari atlet dan bibitnya, semoga dari atlet Kalsel pun bisa menorehkan prestasi ke depannya,” kata Sadan.
Sadan sendiri telah menekuni NBA2K sejak 2018. Kiprahnya bersama komunitas NBA2K Indonesia membawanya mengikuti sejumlah kompetisi, termasuk meraih posisi runner up pada kompetisi NBA2K League Indonesia 2021.
Pada tahun yang sama, ia juga bergabung dengan tim e-sport West Bandit dan berhasil menjadi runner up dalam kompetisi IVPL Indonesia. Prestasi lainnya diraih saat tampil di kompetisi 2KV yang diselenggarakan di Filipina dan diikuti tim-tim papan atas dari kawasan Asia.
Ke depan, Sadan berharap semakin banyak kompetisi antardaerah maupun internasional yang dapat menjadi wadah bagi pemain NBA2K Kalsel untuk mengasah kemampuan. Salah satu peluang yang diharapkannya terbuka adalah keikutsertaan pemain Banua dalam kompetisi e-sport basket 3×3 berskala dunia.
Dukungan terhadap komunitas juga diharapkan mampu memperluas minat generasi muda terhadap e-sport basket. Tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem olahraga yang dapat melahirkan atlet berprestasi.
Terbaru, salah satu anggota Komunitas NBA2K Kalsel, Luthfi Afrizal, berhasil meraih posisi runner up dalam kompetisi komunitas tingkat nasional bertajuk Captain Draft. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pemain asal Kalimantan Selatan memiliki potensi untuk bersaing di level yang lebih tinggi. MC Kalsel/tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id









