Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan, Heriansyah, menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi tahun 2026 dilakukan secara transparan, objektif, dan berjenjang, mulai dari kabupaten/kota hingga tingkat nasional.
Ia menyampaikan, sebanyak 90 peserta atau 45 pasang putra-putri terbaik dari 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan telah ditetapkan mengikuti seleksi tingkat provinsi. Para peserta tersebut merupakan hasil penjaringan dan seleksi ketat di daerah masing-masing.
“Seluruh peserta yang dikirim merupakan perwakilan terbaik dari kabupaten/kota. Kami memastikan proses seleksi di tingkat provinsi berjalan profesional, sehingga menghasilkan calon Paskibraka yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan dan kepribadian yang kuat,” ujar Heriansyah, Selasa (21/4/2026).
Pelaksanaan seleksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 4 hingga 7 Mei 2026, dengan lokasi utama di Kampus II BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru. Berdasarkan jadwal resmi, tahapan seleksi meliputi pemberkasan ulang, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), hingga observasi psikotes pada hari pertama.
Selanjutnya pada hari kedua, peserta akan mengikuti seleksi kesamaptaan di Lapangan Brimobda, serta pemeriksaan kesehatan dan parade. Hari ketiga diisi dengan seleksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan penilaian kepribadian yang mencakup aspek psikotes, komunikasi, serta minat dan bakat.
Tahapan akhir berupa pantukhir akan dilaksanakan pada hari keempat, sekaligus pengumuman peserta yang akan mengikuti verifikasi tingkat nasional.
Heriansyah menambahkan, dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi tingkat provinsi, akan dipilih 44 orang atau 22 pasang sebagai Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, dua orang terbaik, masing-masing satu putra dan satu putri, akan mewakili provinsi ke tingkat nasional.
“Seleksi ini bukan hanya mencari yang terbaik secara fisik, tetapi juga calon generasi muda yang memiliki karakter, disiplin, serta jiwa nasionalisme yang tinggi. Kami berharap mereka dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan sekolah, untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui program Paskibraka sebagai bagian dari upaya penguatan karakter kebangsaan.
Dengan pelaksanaan seleksi yang terstruktur dan komprehensif, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan optimistis dapat melahirkan anggota Paskibraka yang mampu mengemban tugas dengan baik, baik di tingkat provinsi maupun nasional. MC Kalsel/Fuz
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id









