Semarak HUT Ke-13 dan Hari Jadi Ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Selenggarakan Seminar dan Pelatihan Teknologi Laser

Semarak HUT Ke-13 dan Hari Jadi Ke-76 Kalsel, RSGM Gusti Hasan Aman Selenggarakan Seminar dan Pelatihan Teknologi Laser

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman, sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan, RSGM Gusti Hasan Aman menggelar Seminar dan Hands On Laser Safety Protocol With Clinical Case di Aula Lantai 5 Gedung Pelayanan RSGM Gusti Hasan Aman, Banjarmasin, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), dokter gigi, klinik, puskesmas, serta Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Seminar ini menjadi bagian dari upaya RSGM Gusti Hasan Aman dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya dokter gigi, terkait penerapan teknologi laser yang aman, efektif, dan sesuai standar pelayanan.

Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas sumber daya manusia, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada mitra FKTP yang selama ini telah menjalin sinergi dengan RSGM Gusti Hasan Aman dalam pelayanan kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat.

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, mengatakan bahwa pelaksanaan seminar dan hands on tersebut memiliki makna istimewa karena menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-13 RSGM Gusti Hasan Aman sekaligus turut memeriahkan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurutnya, momentum tersebut menjadi wujud komitmen rumah sakit untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dalam peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, serta pengembangan ilmu kedokteran gigi di Kalimantan Selatan maupun Indonesia.

“Yang membanggakan, seminar ini merupakan seminar kedokteran gigi berskala nasional pertama yang diselenggarakan di RSGM Gusti Hasan Aman dengan mengangkat tema teknologi laser dalam praktik kedokteran gigi. Ini bukan sekadar kegiatan ilmiah, tetapi juga menjadi tonggak penting yang menandai kesiapan RSGM Gusti Hasan Aman sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan transformasi teknologi kedokteran gigi di daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi kesehatan yang berlangsung sangat pesat menuntut tenaga kesehatan, khususnya dokter gigi, untuk terus meningkatkan kompetensi dan mampu beradaptasi dengan berbagai inovasi.

“Melalui seminar dan hands on ini kami ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya memperkaya wawasan ilmiah, tetapi juga memberikan pengalaman praktik langsung sehingga para dokter gigi mampu mengimplementasikan teknologi laser secara aman, tepat, dan sesuai standar keselamatan pasien,” katanya.

Mashuda menjelaskan, penggunaan laser kini telah menjadi bagian penting dalam pelayanan di RSGM Gusti Hasan Aman, mulai dari tindakan bedah mulut, gingivektomi, konservasi gigi, hingga berbagai prosedur lainnya.

“Melalui seminar ini kami ingin meningkatkan pemahaman dan keterampilan para dokter gigi di Kalimantan Selatan agar dapat mengenal lebih jauh fungsi serta manfaat laser dalam praktik kedokteran gigi modern,” tambahnya.

Ia menuturkan, penerapan teknologi laser memberikan berbagai keuntungan bagi pasien, di antaranya tindakan yang lebih nyaman, minim rasa sakit, serta proses penyembuhan yang relatif lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

Terkait layanan berbasis laser di RSGM Gusti Hasan Aman, Mashuda menjelaskan bahwa besaran tarif tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.

“Karena RSGM Gusti Hasan Aman merupakan rumah sakit khusus milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, maka seluruh tarif pelayanan, termasuk tindakan yang menggunakan teknologi laser, mengikuti tarif yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ke depan RSGM Gusti Hasan Aman tidak hanya ingin dikenal sebagai rumah sakit pelayanan, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, pelatihan, penelitian, serta akselerasi teknologi modern di bidang kedokteran gigi.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal lahirnya lebih banyak forum ilmiah berskala nasional bahkan internasional di RSGM Gusti Hasan Aman. Dengan semangat HUT ke-13 RSGM Gusti Hasan Aman dan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan, kami ingin terus bergerak maju membangun ekosistem kedokteran gigi yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memberikan pelayanan yang semakin berkualitas, aman, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan dan Pelatihan RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Suparni Puji Lestari, menyampaikan bahwa seminar dan hands on ini juga merupakan bentuk penghargaan kepada seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama yang telah menjadi mitra rumah sakit.

“Melalui kegiatan ini kami mengundang seluruh perwakilan dari 28 puskesmas di Kota Banjarmasin, klinik pemerintah maupun swasta, serta PDGI dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan sebagai bentuk apresiasi sekaligus untuk meningkatkan pengetahuan mereka mengenai penggunaan teknologi laser dalam praktik kedokteran gigi sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen RSGM Gusti Hasan Aman dalam mengembangkan pendidikan dan pelatihan yang berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“RSGM Gusti Hasan Aman bekerja sama dengan PT Integra dan Perdokgi Kalimantan Timur. Kerja sama ini juga menjadi langkah kami dalam mempersiapkan Diklat RSGM Gusti Hasan Aman menuju lembaga pendidikan dan pelatihan rumah sakit yang terakreditasi, sehingga kegiatan ilmiah seperti seminar dan pelatihan ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan,” ungkapnya.

Puji berharap informasi yang diperoleh peserta dapat diteruskan kepada masyarakat melalui fasilitas kesehatan maupun organisasi profesi, sehingga pemahaman mengenai manfaat teknologi laser di bidang kedokteran gigi semakin luas.

“Kami berharap para peserta nantinya dapat menyosialisasikan kembali kepada masyarakat bahwa tindakan menggunakan laser tidak perlu ditakuti. Selain lebih nyaman, teknologi ini juga dapat membantu mempercepat proses penyembuhan sehingga masyarakat semakin percaya terhadap perkembangan pelayanan kedokteran gigi modern,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir sebagai narasumber Anggota DPR RI, Endang Agustina, yang menyampaikan materi mengenai pentingnya penerapan keselamatan kerja dalam penggunaan teknologi laser di fasilitas pelayanan kesehatan.

Ia menekankan bahwa seluruh tenaga kesehatan harus mengutamakan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku agar pelayanan dapat berjalan dengan aman.

“Saya berharap seluruh tenaga kesehatan dapat bekerja sesuai SOP dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, baik terhadap diri sendiri maupun kepada masyarakat yang menerima pelayanan,” pungkasnya. MC Kalsel/dam

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id