
Tim SMAN 7 Banjarmasin kembali menorehkan prestasi dengan meraih juara pertama dalam Lomba Majalah Dinding (Mading) Tiga Dimensi (3D) yang diselenggarakan Museum Waja Sampai Kaputing (Wasaka) Banjarmasin, Kamis (23/7/2026).
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi prestasi beruntun bagi SMAN 7 Banjarmasin yang berhasil mempertahankan gelar juara pertama pada tahun 2025 dan 2026.
Perwakilan SMAN 7 Banjarmasin, Diva Aprilia, mengatakan timnya telah mengikuti kompetisi tersebut sejak 2021. Namun, pada 2025 dan 2026, tim yang dibentuk berhasil meraih hasil terbaik dengan menjadi juara pertama secara berturut-turut.
“Sudah dari 2021 kami ikut, tetapi dengan orang yang sama baru pada 2025. Jadi, juara satu pada 2025 dan 2026, alhamdulillah juara lagi,” ujar Diva seusai perlombaan.
Menurutnya, mempertahankan gelar juara bukanlah hal mudah. Perancang mesin Mading 3D SMAN 7 Banjarmasin, Ahmad Gozi Islami, mengatakan tingkat kompleksitas karya yang ditampilkan pada kompetisi tahun ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), karya tersebut juga dilengkapi sejumlah fitur interaktif, seperti permainan kabut dan photobooth.
“Kalau dari segi mesin, sekarang kompleksitasnya jauh lebih tinggi karena tahun ini kami mengintegrasikan AI. Pengunjung bisa bertanya kepada AI. Selain itu, kami juga menghadirkan permainan dengan kabut dan photobooth,” jelasnya.
Gozi menuturkan, pengalaman pada kompetisi tahun sebelumnya menjadi bahan evaluasi bagi tim. Sejumlah perangkat yang digunakan sempat mengalami kerusakan akibat banjir, sehingga pada kompetisi tahun ini mereka berupaya meningkatkan kualitas karya dan tampil lebih maksimal.
“Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, pada lomba kali ini kami berusaha menampilkan hasil yang lebih maksimal,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










