



UPTD Kebun Raya Banua terus berbenah dalam meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas kawasan wisata edukasi tersebut. Pada tahun 2026, sejumlah program pembangunan infrastruktur ditargetkan rampung guna mendukung konektivitas dan membuka potensi area baru bagi pengunjung.
Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Rahmat Maidiyanto, menyampaikan bahwa pada 2025 pihaknya telah menyelesaikan program pengaspalan jalan di dalam kawasan kebun raya. Sebelumnya, akses jalan masih berupa batu kerikil, namun kini telah diaspal sehingga lebih nyaman dan aman dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
“Alhamdulillah, program pengaspalan jalan sudah kita selesaikan di tahun 2025. Yang sebelumnya masih jalan batu kerikil, sekarang sudah beraspal sehingga akses pengunjung jauh lebih baik,” ucapnya di Banjarbaru, Selasa (3/3/2026).
Melanjutkan pembangunan tersebut, pada 2026 ini pihaknya memprogramkan penyelesaian pembangunan jembatan yang akan menghubungkan area parkir dengan area utama kebun raya. Selama ini, pengunjung yang memarkir kendaraan di bagian belakang harus keluar kawasan terlebih dahulu untuk masuk kembali melalui gerbang utama.
“Insyaallah tahun ini kita rampungkan pembangunan jembatan. Nantinya dari area parkir ke area utama tidak perlu lagi keluar masuk gerbang satu, karena sudah terkoneksi langsung,” jelasnya.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga membuka peluang pengembangan spot-spot baru yang sebelumnya kurang terjangkau.
Beberapa area kebun sebenarnya dapat dilalui dengan berjalan kaki melalui jalur di sekitar embung, namun aksesnya terbatas dan belum optimal bagi seluruh pengunjung.
Dengan infrastruktur yang semakin memadai, UPTD Kebun Raya Banua optimistis dapat memperkenalkan lebih banyak koleksi dan zona kawasan kepada masyarakat.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan kebun raya sebagai ruang terbuka hijau, destinasi wisata edukasi, serta sarana konservasi tanaman khas Kalimantan Selatan.
Rahmat menambahkan, pihaknya terus berupaya mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun sumber pendanaan lainnya agar pembangunan dapat berjalan berkelanjutan.
“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak. Mudah-mudahan target tahun ini bisa selesai dan sebelum akhir tahun sudah bisa kita nikmati bersama,” pungkasnya.
Dengan berbagai pembenahan tersebut, Kebun Raya Banua diharapkan semakin nyaman, representatif, dan mampu menjadi destinasi unggulan yang membanggakan masyarakat Kalimantan Selatan. MC Kalsel/dam
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id









