


Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) melalui Dinas Sosial kembali menggelar kegiatan “Sehari Bersama Anak” Tahun 2026 sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat perlindungan dan kesejahteraan anak. Mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, kegiatan ini melibatkan anak-anak yang berada di dalam maupun di luar panti.
Kepala Dinas Sosial Prov Kalsel, M. Farhanie, mengatakan bahwa perlindungan terhadap anak menjadi prioritas karena masih banyak ancaman yang dihadapi anak-anak di lingkungan sosial, seperti perundungan (bullying), pelecehan seksual, tawuran, geng motor, eksploitasi seksual, penyalahgunaan narkoba, seks bebas, hingga paparan paham radikalisme.
“Anak merupakan aset bangsa sekaligus generasi penerus yang menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, aman, sehat, serta terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi,” ujar Farhanie, Banjarbaru, Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, perlindungan anak juga merupakan amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menjamin hak setiap anak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, memperoleh perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, serta berpartisipasi sesuai harkat dan martabat kemanusiaannya.
Farhanie menegaskan bahwa semakin baik kualitas anak saat ini, maka semakin baik pula kualitas bangsa di masa depan. Oleh karena itu, perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga, sekolah, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kita ingin seluruh anak di Kalimantan Selatan mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang, mengasah potensi, serta meraih cita-citanya. Melindungi anak berarti menyiapkan masa depan daerah dan bangsa,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan “Sehari Bersama Anak” yang rutin dilaksanakan setiap tahun menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas melalui berbagai penampilan seni, keagamaan, dan budaya.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Sosial Prov Kalsel dengan Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria. Selain menjadi ajang pengembangan kreativitas, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, memperkuat karakter, serta memotivasi anak-anak untuk merencanakan masa depan sesuai dengan impian mereka.
Melalui tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










