


Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria menggelar kegiatan “Sehari Gasan Kanakan Banua Kita” sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026. Kegiatan ini diikuti anak-anak binaan panti serta melibatkan anak-anak dari taman kanak-kanak di sekitar lingkungan panti.
Kepala PPRSAR Mulia Satria, Sacik Kartikowati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap tumbuh kembang anak sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk bermain, belajar, dan menyalurkan bakat.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan bertajuk Sehari Gasan Kanakan Banua Kita yang dapat diartikan sebagai One Day for Children dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026. Selain diikuti anak-anak panti, kami juga mengundang anak-anak TK di sekitar panti agar dapat bersama-sama merasakan kebahagiaan dalam kegiatan ini,” ujarnya, Banjarbaru, Rabu (22/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, PPRSAR Mulia Satria juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah dilaksanakan selama masa libur sekolah. Beragam lomba yang digelar antara lain Syarhil Quran, karaoke lagu Banjar, lomba mewarnai untuk tingkat TK dan SD, serta Syair Maulid Habsyi.
Menurut Sacik, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman positif sekaligus membangun rasa percaya diri dan kreativitas anak-anak.
Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk semakin peduli terhadap pemenuhan hak-hak anak.
“Sesuai tema Hari Anak Nasional tahun ini, Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depannya, kami berharap seluruh orang tua dan masyarakat memiliki kepedulian yang lebih besar terhadap masa depan anak-anak. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang kelak akan melanjutkan pembangunan Indonesia,” katanya.
Sacik menambahkan, sejak usia dini anak-anak perlu mendapatkan kasih sayang, perlindungan, serta pemenuhan seluruh kebutuhan dasar agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Dengan kasih sayang, perlindungan, dan pemenuhan hak-haknya, anak-anak akan memiliki kesempatan untuk berkembang secara maksimal sehingga mampu menjadi generasi yang berkualitas dan membawa masa depan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia,” tutupnya. MC Kalsel/Rns
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










