


Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pertemuan Optimalisasi Pemeliharaan Alat Kesehatan di Fasilitas Layanan Kesehatan Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan dan pemeliharaan alat kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengatakan bahwa alat kesehatan merupakan salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Ketersediaan alat kesehatan yang memadai sangat membantu tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan berkualitas kepada masyarakat.
Menurut Diauddin, keberadaan alat kesehatan harus diimbangi dengan pengelolaan dan pemeliharaan yang baik agar alat selalu siap digunakan, berfungsi optimal, memiliki usia pakai yang lebih panjang, serta mampu menjamin keselamatan pasien maupun petugas kesehatan.
“Memiliki alat kesehatan yang lengkap saja tidak cukup. Alat tersebut harus dipelihara secara baik dan berkelanjutan agar tetap berfungsi optimal dan dapat mendukung pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujarnya di Banjamasin, Selasa (9/6/2026)
Diauddin mengungkapkan, saat ini masih terdapat sejumlah tantangan dalam pemeliharaan alat kesehatan, di antaranya keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi teknis, belum optimalnya pelaksanaan pemeliharaan preventif, serta pencatatan dan dokumentasi pemeliharaan maupun kalibrasi yang masih perlu ditingkatkan.
“Apabila kondisi ini tidak ditangani secara serius, maka dapat berdampak pada menurunnya kualitas pelayanan kesehatan dan berpotensi menimbulkan risiko terhadap keselamatan pasien,” katanya.
Melalui pertemuan ini, Diauddin berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan terkait perencanaan, pelaksanaan, pencatatan, monitoring, hingga evaluasi pemeliharaan alat kesehatan sesuai standar dan ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi, berbagi pengalaman, serta memperkuat koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan.
Ia menegaskan pentingnya komitmen bersama dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk menerapkan hasil pertemuan dalam pengelolaan alat kesehatan di masing-masing instansi.
“Dengan pemeliharaan alat kesehatan yang baik dan berkelanjutan, fungsi alat dapat tetap optimal, biaya perbaikan dapat ditekan, dan yang paling penting adalah pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus meningkat kualitasnya,” pungkas Diauddin. MC Kalsel/scw
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










