Dispora Kalsel Lanjutkan Insentif Atlet dan Pelatih Berprestasi, Fokus Siapkan PON Mendatang

Dispora Kalsel Lanjutkan Insentif Atlet dan Pelatih Berprestasi, Fokus Siapkan PON Mendatang

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalsel terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan prestasi olahraga daerah. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program pembinaan dan pemberian insentif berkelanjutan bagi atlet serta pelatih peraih medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON).

Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Seksi Pembibitan dan Tenaga Keolahragaan Dispora Kalsel, Rijal Hamid, mengatakan program insentif tersebut saat ini telah memasuki triwulan kedua dan berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, sebanyak 143 orang terlibat dalam program pembinaan tersebut, terdiri dari 105 atlet dan 38 pelatih dari 21 cabang olahraga yang berhasil menyumbangkan medali bagi Kalimantan Selatan pada PON terakhir.

“Insentif yang kita berikan kepada atlet dan pelatih yang meraih juara di PON itu sudah berjalan. Alhamdulillah sudah masuk ke triwulan kedua. Saat ini yang kami bina ada sebanyak 21 cabang olahraga yang mendapat medali pada PON terakhir,” ujar Rijal, Kamis (11/6/2026). 

Ia menegaskan, pemberian insentif tidak hanya sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih, tetapi juga menjadi motivasi agar para atlet tetap konsisten menjalani latihan dan meningkatkan kemampuan mereka.

“Atlet-atlet ini kami harapkan tetap fokus latihan dan meraih poin yang maksimal untuk mendapatkan medali serta mempertahankan prestasi bagi Kalimantan Selatan,” katanya.

Lebih lanjut, Rijal menjelaskan seluruh program pembinaan yang dijalankan saat ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi PON mendatang. Untuk mencapai target tersebut, Dispora Kalsel membangun sinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Selatan serta masing-masing cabang olahraga.

“Target yang kita siapkan saat ini adalah persiapan PON. KONI, Dispora, dan cabang olahraga berkolaborasi dalam mempersiapkan atlet-atlet menuju PON nantinya,” jelasnya.

Di tengah tantangan efisiensi anggaran yang masih menjadi perhatian, Dispora Kalsel memastikan pembinaan atlet tetap menjadi prioritas. 

Rijal mengatakan pihaknya akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan KONI maupun cabang olahraga agar program pembinaan tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

“Kita akan terus membangun komunikasi dengan cabang olahraga dan juga KONI supaya pembinaan atlet tetap berjalan dan tidak bergantung sepenuhnya kepada anggaran pemerintah,” ungkapnya.

Untuk itu, Ia optimistis program pembinaan dan insentif yang berkesinambungan akan menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak prestasi olahraga daerah. Dengan 105 atlet yang saat ini berada dalam program pembinaan, diharapkan lahir generasi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan pada ajang PON maupun kompetisi nasional lainnya di masa mendatang.

“Harapan kita ke depan, atlet dan pelatih yang dibina ini bisa meraih hasil prestasi yang maksimal dan membawa kebanggaan bagi Kalimantan Selatan,” pungkas Rijal. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id