


Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengelola Destinasi Pariwisata di 13 Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan Tahun 2026 untuk wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru. Kegiatan yang diselenggarakan Bidang Pengembangan Destinasi tersebut berlangsung di Gimme Cafe, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (28/7/2026).
Mengusung tema “Penguatan Kapasitas Pokdarwis dalam Pengelolaan Destinasi Pariwisata Berkelanjutan, Inklusif, dan Berdaya Saing Melalui Inovasi Digital dan Kearifan Lokal”, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam mengelola destinasi wisata yang berkualitas dan berdaya saing.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady, melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Gt. M. Yosalvina Yovani, mengatakan Pokdarwis bersama masyarakat sekitar memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pengembangan sektor pariwisata, termasuk mendukung pengembangan situs Geopark Meratus di Kalimantan Selatan.
Menurutnya, tren pariwisata saat ini telah mengalami perubahan. Wisatawan tidak lagi hanya mencari destinasi yang indah, tetapi juga menginginkan pengalaman yang berkesan, nilai budaya, serta cerita yang autentik dari setiap daerah yang dikunjungi.
“Kita semua menyadari bahwa saat ini pariwisata telah menjadi salah satu sektor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah. Namun, di era persaingan yang semakin ketat, wisatawan tidak lagi hanya mencari destinasi yang indah atau terkenal. Mereka mencari pengalaman, makna, dan cerita. Mereka ingin mengenal sejarah, budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat setempat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan destinasi yang baik akan mampu mengangkat nilai-nilai lokal sekaligus membangun ikatan emosional antara wisatawan dengan masyarakat setempat. Oleh karena itu, peserta pelatihan dibekali berbagai materi, mulai dari dasar-dasar kepariwisataan, pelayanan prima, pelestarian lingkungan, hingga strategi promosi dan pengemasan daya tarik wisata berbasis inovasi digital.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap kegiatan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh peserta untuk meningkatkan kapasitas, memperluas wawasan, serta memperkuat jejaring antarpengelola destinasi wisata di daerah.
“Saya juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk berdiskusi, saling berbagi ide, belajar dari para narasumber yang sudah berpengalaman, dan tentu saja, menjalin jejaring yang bermanfaat untuk kemajuan pariwisata di daerah masing-masing,” pungkasnya. MC Kalsel/Jml
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id









