Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Yuk Kajian Banjarmasin (YKB) melalui kegiatan olahraga yang sarat kebersamaan.
Komunitas keislaman tersebut menggelar Fun Minisoccer di Lapangan UPIK Minisoccer, Banjarmasin, yang mempertemukan jamaah dari sejumlah masjid dan musholla.
Sebanyak enam tim turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, yakni YKB FC sebagai tuan rumah, BTR FC dari jamaah Masjid Baitturahman Rahayu Pramuka, Muas FC dari Musholla Asy Syifa Sultan Adam, Ikhwan Amd dari Masjid Imam Syafii, Ammar SC dari Masjid Alfaruq, serta Al Kautsar yang mewakili jamaah Masjid Al Kautsar.
Persaingan berlangsung meriah dengan menjunjung tinggi semangat sportivitas dan silaturahmi. Muas FC akhirnya keluar sebagai kampiun setelah menunjukkan performa terbaik sepanjang pertandingan.
Tak hanya meraih trofi juara, Muas FC juga mendominasi penghargaan individu. Khalil Ahza dinobatkan sebagai Top Skor, Rizal menyabet gelar Kiper Terbaik, sementara Jakfarin terpilih sebagai Pemain Terbaik.
Ketua Pelaksana Fun Minisoccer YKB, Ahmad Syfari Ady, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas melalui olahraga agar silaturahmi antarjamaah masjid dan musholla dapat terjalin lebih dekat.
“Dengan olahraga, hubungan antarjamaah bisa terjalin lebih hangat dan natural. Di lapangan semua sejajar, tidak ada sekat jabatan maupun status. Yang ada hanya kebersamaan dan semangat bermain bersama,” ujarnya, Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak harus selalu diisi dengan kegiatan seremonial. Aktivitas olahraga juga dapat menjadi sarana memperkuat persaudaraan sekaligus menjaga kebugaran.
Ahmad berharap Fun Minisoccer dapat dikembangkan menjadi kegiatan rutin YKB dan melibatkan lebih banyak jamaah dari masjid maupun musholla di Banjarmasin.
“Rencananya kegiatan seperti ini tidak berhenti di sini. Kami ingin menjadi tradisi yang terus dijaga dan dikembangkan. Silaturahmi semakin kuat, jamaah semakin saling mengenal, dan kesehatan juga terjaga,” katanya.
Sementara itu, Manajer Muas FC, Khairul Rozikin, menyambut positif kegiatan yang digagas YKB. Ia menilai keberhasilan timnya meraih juara merupakan bonus dari tujuan utama kegiatan, yakni mempererat ukhuwah.
“Alhamdulillah kami bisa juara dan anak-anak bermain dengan sangat baik. Namun yang lebih kami syukuri adalah kesempatan untuk bertemu, bersilaturahmi, dan bermain bersama jamaah dari masjid-masjid lain. Nilainya jauh di atas trofi,” ungkapnya.
Khairul juga mengapresiasi YKB yang menjadikan olahraga sebagai media membangun kebersamaan antarjamaah.
“Olahraga adalah bahasa yang semua orang mengerti. Kami berharap ke depan semakin banyak masjid dan musholla yang bergabung sehingga kegiatan ini semakin besar dan manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” pungkasnya. MC Kalsel/tgh
sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id










