Muswil PII Kalsel 2026, Fairid Rusdi Terpilih Secara Aklamasi Ketua PII Kalsel Periode 2026–2029

Muswil PII Kalsel 2026, Fairid Rusdi Terpilih Secara Aklamasi Ketua PII Kalsel Periode 2026–2029

Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Kalimantan Selatan sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) Tahun 2026 di Aula Sekretariat PII Wilayah Kalimantan Selatan, Banjarmasin, Sabtu (1/8/2026).

Forum tertinggi organisasi tingkat wilayah tersebut menghasilkan keputusan penting dengan kembali menetapkan Fairid Rusdi, IPM sebagai Ketua PII Wilayah Kalimantan Selatan periode 2026–2029.

Muswil menjadi momentum evaluasi kepengurusan, penyusunan arah kebijakan organisasi, sekaligus regenerasi kepemimpinan untuk memperkuat kontribusi profesi insinyur dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional.

Kegiatan dihadiri jajaran Pengurus Wilayah PII Kalimantan Selatan, perwakilan Pengurus Cabang kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, Forum Insinyur Muda (FIM) PII Kalimantan Selatan, para senior PII, Forum Anggota Mahasiswa (FAM) Kampus Mahasiswa PII Kalimantan Selatan, serta insan keinsinyuran dari berbagai disiplin ilmu.

Proses persidangan berlangsung demokratis dan penuh semangat kekeluargaan. Setelah melalui sidang pleno, pembahasan komisi, hingga mekanisme pemilihan sesuai tata tertib Muswil, peserta secara mufakat menetapkan Fairid Rusdi, IPM kembali memimpin PII Wilayah Kalimantan Selatan untuk periode kedua.

Terpilihnya kembali Fairid Rusdi diharapkan menjadi tonggak penguatan organisasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. 

Kepemimpinan periode kedua ini juga diharapkan mampu mempererat sinergi antara organisasi profesi, pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna meningkatkan kontribusi insinyur terhadap pembangunan yang berkelanjutan.

Ketua Steering Committee (SC) Muswil PII Kalimantan Selatan, Ahmad Rubani, mengatakan Musyawarah Wilayah merupakan amanat konstitusi organisasi yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan sekaligus regenerasi kepemimpinan PII.

“Musyawarah Wilayah merupakan amanat konstitusi organisasi yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan dan regenerasi kepemimpinan Persatuan Insinyur Indonesia. Sebagai Steering Committee, kami memastikan seluruh proses persidangan berjalan sesuai Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, serta tata tertib Musyawarah Wilayah,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh tahapan sidang mulai dari pengesahan agenda, pembahasan komisi hingga pemilihan Ketua Wilayah berjalan lancar dan menghasilkan keputusan secara aklamasi, meski sebelumnya terdapat tiga kandidat yang diusulkan oleh masing-masing pengurus cabang.

“Hal ini menunjukkan kuatnya semangat persatuan, kedewasaan berdemokrasi, serta soliditas seluruh keluarga besar PII Kalimantan Selatan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC), Mursid Rachman Hadi mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Muswil.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Musyawarah Wilayah Persatuan Insinyur Indonesia Wilayah Kalimantan Selatan Tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, pengurus wilayah, pengurus cabang, para senior PII, Forum Insinyur Muda, Forum Anggota Mahasiswa, serta seluruh panitia yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai agenda,” ungkapnya.

Ia juga mengucapkan selamat kepada Fairid Rusdi, IPM yang kembali memperoleh amanah memimpin PII Wilayah Kalimantan Selatan periode 2026–2029.

“Kami berharap kepemimpinan beliau mampu membawa PII semakin maju, profesional, memperluas kolaborasi lintas sektor, serta semakin memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kemajuan profesi insinyur di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan yang berlanjut, PII Wilayah Kalimantan Selatan optimistis mampu menghadirkan organisasi yang semakin profesional, adaptif, dan inovatif, sekaligus menjadi rumah besar bagi seluruh insinyur di Banua dalam mendukung pembangunan daerah yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. MC Kalsel/tgh

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id