Pelayanan Tetap Berjalan, Dinsos Kalsel Terapkan WFH dengan Sistem Piket dan Posko Siaga

Pelayanan Tetap Berjalan, Dinsos Kalsel Terapkan WFH dengan Sistem Piket dan Posko Siaga

Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, M. Farhanie, memastikan bahwa penerapan kebijakan Work From Home (WFH) tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan bencana dan operasional panti sosial.

Menurut Farhanie, meskipun terjadi perubahan sistem kerja dari sebelumnya enam hari menjadi lima hari kerja, pihaknya tetap menyiapkan petugas piket, termasuk pada hari Sabtu. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan layanan, terutama pada sektor yang bersifat darurat.

“Dalam surat edaran, sudah jelas bahwa ada beberapa pengecualian dari WFH, salah satunya penanganan bencana. Jadi untuk bidang ini tetap berjalan seperti biasa,” ujar Farhanie, Banjarmasin, Kamis (16/4/2026).

Ia menjelaskan, sebelum kebijakan WFH diterapkan, Dinas Sosial Kalsel telah lebih dulu melakukan langkah antisipasi dengan mendirikan posko siaga bencana. Posko tersebut berada di Banjarbaru dan kantor lama di Banjarmasin, guna menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Tim penanganan bencana kami sudah lebih dulu siaga, mendirikan posko, dan menjalankan sistem piket. Jadi ketika WFH diberlakukan, kami tinggal menyesuaikan dengan tetap menunjuk petugas secara bergiliran,” jelasnya.

Penjadwalan petugas selama WFH, lanjut Farhanie, telah disusun oleh Kepala Bidang Penanganan Bencana, sehingga operasional posko tetap berjalan setiap hari tanpa henti.

“Seperti yang disampaikan, posko ini tidak ada liburnya. Artinya tetap berjalan terus,” tambahnya.

Selain itu, pengawasan dan pengendalian juga diperketat. Farhanie menginstruksikan seluruh kepala panti untuk memastikan pelayanan tetap optimal. Ia juga menugaskan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial untuk melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala.

“Setiap minggu dilakukan monitoring, termasuk di hari Sabtu. Ini untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dan tidak ada kendala,” katanya.

Dengan langkah tersebut, Farhanie optimistis pelayanan kepada masyarakat, termasuk kunjungan ke panti sosial, tetap berjalan dengan baik meskipun dalam kondisi WFH.

“Insya Allah pelayanan tidak terganggu. Kami tetap bertugas untuk masyarakat,” tutupnya. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id